Parkiran pejabat di bandara soetta
Sawung
Sawung
Sawung
Petra Novandi Barus Saya dan beberapa rekan JUG Bandung diundang untuk menjadi narasumber untuk acara COMIC dua hari yang lalu. Untuk yang belum tahu mengenai COMIC akan saya jelaskan sedikit. COMIC adalah sebuah acara yang mengumpulkan beberapa komunitas atau praktisi di Bandung untuk saling bertukar cerita, pengalaman, ide, dan wacana. Komunitas-komunitas yang diundang tidak hanya komunitas yang bergelut di bidang Teknologi Informasi ataupun bidang Multimedia, tapi juga komunitas lain yang menggunakan teknologi-teknologi untuk kegiatan mereka. COMIC sudah ada dari 2 tahun lalu. Rencananya memang selalu diadakan setiap bulan tapi karena satu dan lain hal baru diadakan 6 kali termasuk yang kemarin. Saya sendiri sudah pernah hadir 3 kali sebagai penonton ditambahkan 1 kali sebagai narasumber.
COMIC kali ini menggunakan tema “Komunitas Pengembang dalam Menggalang Kebersamaan“. Tema ini kebetulan saya yang menyumbangnya. Awalnya memang agak sulit untuk mencari narasumber yang berdomisili di Bandung. Saya sendiri juga tidak banyak mengikuti komunitas-komunitas pengembang. Yang saya tahu antara lain Java User Group Bandung, Open Solaris User Group Bandung, dan MySQL User Group Bandung. Mengundang 2 dari mereka menurut saya akan membuat acara tidak terlalu seru karena semuanya berada dalam satu bendera dan juga orang-orangnya itu-itu saja. Untunglah selain JUG Bandung diundang tim pengembang Wordpress yakni mas Setyagus dan rekan-rekan.
JUG Bandung adalah komunitas pengembang Java yang berdomisili di Bandung. Komunitas ini belum lama berdiri dan masih belum ada kegiatan yang cukup konkrit. Sebenarnya sebelumnya sudah ada JUG Bandung akan tetapi beberapa mahasiswa yang tergabung dalam OSUM Leader Bandung melakukan inisiatif untuk membuat yang baru. Meski belum ada kegiatan, tapi komunitas JUG Bandung sedang mempersiapkan pengadaan Java User Meetup dan beberapa pelatihan yang akan diadakan di beberapa perguruan tinggi di Bandung. Anggotanya pun mayoritas mahasiswa meski juga terdapat beberapa pengembang profesional.
Kalau kita perhatikan dengan seksama, mayoritas komunitas-komunitas pengembang memiliki pola yang sama. Seperti yang telah saya sebut, saya tidak banyak mengikuti komunitas pengembang. Dan kebanyakan komunitas pengembang yang saya ikuti telah sepi. Pertanyaan mas Setyagus tentang bagaimana kami menyikapi hal itu membuat kami sempat terdiam. Salah satu kelemahan dari komunitas pengembang adalah regenerasi pengurus kurang diperhatikan. Sejujurnya hal itu yang juga kami takutkan di JUG Bandung di mana pengurusnya adalah mahasiswa yang cepat atau lambat pasti akan meninggalkan bangku kuliah. Dan kalau mau jujur juga, saya menjawabnya meski agak takut tapi kami berharap nantinya akan ada dukungan dari Community Manager dari Sun Oracle yang dijabat oleh mas Alex Budiyanto untuk mengingatkan tentang regenerasi pengurus. Hal ini mungkin menjadi kelebihan JUG Bandung kali ini (semoga).
Salah satu pertanyaan lain yang dilontarkan kepada JUG-Bandung adalah bagaimana hubungan kami dengan JUG Indonesia. Kalau menurut saya sih baik-baik saja karena beberapa di antara pengurus juga mengikuti JUG-Indonesia. Tapi satu hal yang menguntungkan dari adanya komunitas pengembang regional adalah kemungkinan untuk acara temu muka menjadi lebih tinggi. Ditambah lagi Bandung memiliki potensi besar di dalam dunia pengembangan perangkat lunak karena banyaknya perguruan tinggi yang memiliki program studi tersebut serta banyaknya industri perangkat lunak. Nantinya ini akan menjadi nilai tambah bagi komunitas.
Di lain pihak, mas Agus selaku narasumber dari Wordpress mengungkapkan nada yang berbeda dari JUG Bandung. Sebenarnya tidak ada komunitas pengembang Wordpress yang khusus di tingkat regional. Hal ini pertama-tama karena dari Wordpress sendiri sudah menyediakan wadah diskusi dan dukungan khusus regional Indonesia yang dapat diakses di sini. Dan di wadah tersebut sudah sangat banyak hal-hal yang tinggal kita cari sehingga kita tidak perlu terlalu sulit untuk membuka topik baru karena sudah dibahas. Pernah ada komunitas khusus Wordpress tapi selanjutnya menjadi sepi karena mayoritas beralih menggunakan wadah tersebut.
Hal kedua adalah karena target utama pengembangan Wordpress tidak tertutup hanya untuk pengembang tapi juga mulai merambah ke mereka yang beda pada bidang web design dan juga marketing. Dan kedua hal ini yang menjadi potensi yang sangat besar di Indonesia sekarang. Potensi ini diperhatikan oleh Wordpress sendiri sehingga mengadakan Wordcamp di Indonesia yang telah dilaksanakan 2 tahun ini. Selain itu nantinya mungkin Wordcamp selanjutnya akan diadakan di Bandung atau Yogyakarta karena menurut mas Agus mayoritas hadirin Wordcamp berasal dari dua kota tersebut.
Pada sesi diskusi ada banyak wacana yang diungkapkan oleh Pak Soni dari Telkom selaku pihak tuan rumah. Salah satunya adalah wacana bagaimana membentuk visi IPTEK Indonesia sehingga ke depannya penggunaannya di Indonesia menjadi lebih smart. Selain itu beliau juga menawarkan kerjasama antara para pengembang dengan pihak Telkom.
Pertemuan kali ini seperti biasanya dipenuhi guyon-guyon dari pak Ikhlasul Amal yang menjadi moderator. Tapi yang membuat pertemuan ini menyenangkan adalah COMIC selalu dibawa dalam suasana santai sehingga para narasumber maupun hadirin tidak sungkan-sungkan untuk melontarkan ide-ide segar. Meski mungkin nantinya ide-ide hanya tinggal wacana tapi banyak sekali hal yang berarti yang didapat dari acara ini. Salah satunya saya juga jadi tahu potensi-potensi besar serta kendala-kendala yang dihadapi oleh komunitas Wordpress sehingga mungkin nantinya dapat diantisipasi di komunitas JUG-Bandung.
Laporan lain tentang acara ini dapat dilihat di tulisan pak Ikhlasul Amal dan di detik.
Taufik Rahman Silahkan download softwarenya disini
Langkah-langkahnya :
1. Ekstrak kedua file sesuai keinginan Anda dengan menggunakan WinZip atau WinRar (Lebih baik buat Folder baru), sebaiknya File PeToUSB_3.0.0.7.zip dijadikan satu folder bersama File usb_prep8.zip atau sebaliknya.
2. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
3. Masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi.
5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
ada pertanyaan?=08562227444
Yvan Christian well, if you’re looking for download links of Family Outing, then you came to the wrong blog…but if you are an avid fan of Family Outing, then maybe you’ll know what i’m gonna say…
as i told you a few posts before, my friend, Ardhito, went to South Korea for a holiday trip (oh, how i envy him, hahaha)…and a few weeks after that i decided to sleep over at his place…after some time, we decided to eat because we’re hungry…but then we looked out of the window and realized that we couldn’t go, because it was raining…at first we were planning to call 14045 (McDonald’s Delivery Service, ada yang bisa saya banting? eh, bantu)…but then my friend said that it would be better to eat some hot and spicy soup…and he opened his cabinet, and throw out some instant noodles…but not some ordinary instant noodles, it was this kind of instant noodles:

he said that he bought those in South Korea, but apparently only her mother and him who liked it…so he brought many of the ramyeon to Bandung…at the very first sight of the ramyeon, i felt like i was in Family Outing shooting set, with Yoo Jaesuk and Lee Hyori beside me, and we were gonna do games in the middle of the rain, on a field, with Sooyoung and me as the guests, and she’ll be in my team, and we’re gonna hold hands, and…err, sorry, my imaginations went too far…but really, as soon as i saw the ramyeon packages i jumped happily like Daesung when he saw Yoona in Family Outing (see Ep.36-37)…
then we decided to leave the 14045 option and went to the kitchen to make the ramyeon…when i opened the ramyeon package, the first thing that caught my eye was the round shape of the noodle…the second (and the one that caught bigger attention) was the seasoning and dried vegetables packets…

if you look at it, the seasoning packet (the silvery one on the right) is kinda similar to the one Yoon Jongshin used in order to “save” the Family’s cooking…so i began to wonder how tasty the soup is to make Yoon Jongshin (almost always) resort to this when he thought that the cooking’s taste wasn’t good…so we then boiled water in a cooking pot, then put the noodles in…and after a while, just like what you usually do with instant noodles, put the seasoning and the dried vegetables in…just a few seconds after that i realized why FO members love this thing, the smell was just great, better than the usual instant noodles in Indonesia…even a friend of my friend came out of his room and wondered what kind of noodles we were cooking…

after we were sure it was cooked, we grabbed some bowls…but my friend decided to eat the noodles straight from the cooking pot…a good idea, since we would be conserving water and the delicious aura was even more emitted…and it made things more Family Outing-ish…i however chose to use bowl and took out noodles from the pot again and again…


the taste? WONDERFUL!!! being half-Manadonese i always love spicy foods, and this ramyeon was just perfect…just look at the soup color, and you’re out of your mind (or possibly color blind) not to think the soup is spicy…the taste itself outranked any local instant noodles…and after gulping down the last drop of the soup, i approve Yoon Jongshin acts of putting in ramyeon seasoning to “save” the ruined taste of food…heck, i even acknowledge him (as Yoo Jaesuk said) the “Gourmet Master” of Family Outing…no wonder FO subber is using Ramen Soup as its name…
btw, if you’re reading this in the midnight…you’re unlucky, because i think you would be hungry by now…well, at least i do…now, where did i put my money, gonna buy some noodles with it…
Ardhi Adhary Arbain
Wijayanto Budi Ingatan saya kembali ke pertengahan tahun 2007, di mana ketika itu saya mendatangi salah satu acara launching sebuah buku berjudul “Dalam Mihrab Cinta”. Dalam beberapa hari berikutnya saya menuliskan resensinya di sini. Di Istora Senayan, tempat acara itu berlangsung, untuk pertama kalinya saya bertemu dengan sosok di balik guratan-guratan pena dari pengarang novel best seller “Ayat-Ayat Cinta” dan juga novel dwilogi “Ketika Cinta Bertasbih”. Siapa sangka jika hari Senin kemarin atas izin-Nya saya dipertemukan kembali dengan pria sederhana nan berwibawa itu. Ustadz Habiburrahman El Shirazy.
Adalah para pahlawan devisa di bumi Formosa ini lah yang mengundang Beliau untuk memberikan tauziah kepada mereka. Kemudian sehari sebelum kepulangan Kang Abik (nama akrab Beliau, red.) ke tanah air, mahasiswa muslim Taiwan yang berada di Taipei berinisiatif mengundang Kang Abik untuk sharing dan berbagi ilmu. Tema yang dibahas di depan mahasiswa dan beberapa pejabat KDEI itu adalah, Agar Cinta Tak Bermasalah. Inti dari diskusi pendek itu adalah, mencintailah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kemudian diskusi pun berlanjut, yaitu mengenai cita-cita Kang Abik dalam menciptakan hasil karya yang dapat menumbuhkan Need for Achievement (N-Ach) di alam bawah sadar para pembacanya. Karena konon menurut suatu penelitian, bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki cerita-cerita atau dongeng-dongeng yang mampu memberikan kesadaran akan N-Ach itu kepada para generasi penerusnya. Beliau berharap 20-30 tahun ke depan, akan bermunculan banyak Fahri-Fahri baru di Indonsia, yang tidak hanya cerdas namun juga berakhlak mulia.
Contoh ironi dari N-Ach adalah bangsa kita, Indonesia. Dari kecil kita disuguhi cerita tentang “Kancil mencuri timun”. Maka, jangan heran bila sekarang banyak koruptor-koruptor merajalela. Legenda Candi Prambanan dan Tangkuban Perahu, ditengarai merupakan sebab dari kebiasaan para pelajar Indonesia dalam menggunakan saat-saat terakhirnya untuk mengerjakan tugas atau ketika akan menghadapi ujian. Atau dongeng “Si Kancil yang sombong melawan Siput yang cerdik”, yang diperkirakan sebagai tradisi kita untuk menghalalkan segala cara untuk melawan kesombongan.
Sedikit bocoran dari pertemuan kemarin, kata Beliau kemarin mulai minggu ini novel terbarunya yang berjudul “Bumi Cinta” sudah beredar. Adakah yang berkenan mengirimkannya ke Taipei? ![]()
Dan berikut ini, ada video dari seorang reporter wannabe yang agaknya memang nggak cocok untuk jadi reporter. O ya, thanks to Cak Alief yang sudah bersedia sebagai camera-man.
Febrian Setiadi
Muhammad Arif
Yvan Christian 
KARA is back with their new MV…the title “Lupin” reminds us of a fictional thief portrayed in the Lupin III series or maybe even the original Arsène Lupin in the novel…and they even made the mysterious thief image stronger with their teaser pics…and of course, YouTube in all it’s sharing attitude serves as an easy, light source for the MV…
since i’m also a fan of KARA, i also waited for this MV…and just like what i did with SNSD’s “Oh!”, i didn’t listen to the .mp3 before i watch the MV…so when i watch the MV yesterday, it was my first time hearing the song…and i’m about to review it…
REVIEW!!
the concept is good…their costumes fit well to the image they’ve been portraying in their teaser pics, the white outfit near the end of the song gives a good contrast (just like the “clones” in the end of SNSD’s “Oh!” MV)…the background somehow reminds me of Morning Musume’s Naichau Kamo PV…i like the lighting effect from the lights in the back, forming a “line” that looks like it’s in front of the girls…the “castle’s inside” set (the walls make me think of a castle), is also good, giving of the feeling that they’re infiltrating a castle to look for treasure…and the sets continues to where they are on a pillar and the supposed-to-be moon, which make them look like they’re escaping to the sky after their thievery…the star-like lighting in the pillar and moon sets makes this image stronger to me…the dance is simpler than Wanna or Mister, but it seems more powerful, gotta see the performance to make it sure…there are two signature moves, the shoulder move (time 00:27) and the static-running move (time 00:49)…like one of my friend said, the static-running move kinda reminds me of 2PM’s Heartbeat running move with the slow motion…the girls are amazing, Seungyon is cute with her short hair cut, Jiyoung looks more mature with the outfits and the song’s attitude, Gyuri’s still as elegant as alwasy, Nicole is so sexy flaunting her back like that, and Hara is smoking hot through out the MV…being a Goo Hara fan, i’m blown away by her sexiness in this MV, her sharp hip moves and oh-so-seductive expressions (check around time 01:56) are awesome…the song lyrics itself, IMO, tells about achieving something we want, with continuous words of encouragement…a good match to Nicole’s rap in the beginning, inviting us to grab our 2010 resolution(s)…also reminding the girls to do their best in 2010, since they got quite heavy competition with SNSD’s “Oh!” and T-ara’s “I Go Crazy Because of You”…
though i’m a bigger SoNE than KARAholic, i also support these girls…so, best of luck girls… ^_^
DOWNLOAD!!
=> via 4shared.com (mp3)
=> via 4shared.com (mp3, full album)
=> via CashewMania (MV 145.72MB)
=> via MediaFire Part 1|2 (MV 174.05MB)
note:
the MediaFire file is re-encoded by me, it is a 30fps 1024×576 video with 6800kbps of bitrate…
Andi Rusiawan Beberapa waktu yang lalu teman serumah saya Tim (anak Belanda) pulang ke rumah sambil membawa makanan.
Dia menawari saya, “Andi, do you want snacks? I bring some”.
Saya jawab, “Oh.. sure I’d like to, what do you bring for us?”
Tim (dengan pede-nya bilang), “I bought Chinese for my dinner and my friend who works there gives me some Chinese snacks, it’s called pi-sang go-reng”.
Pim (teman serumah yang lain), “Yes, pi-sang go-reng is my favorite”.
Saya (terbingung-bingung), “Heh?!”
Kemudian dengan sabar saya menjelaskan bahwa pi-sang go-reng alias pisang goreng adalah nama makanan Indonesia yang dalam bahasa Inggris, pisang = banana; goreng= fried, artinya fried banana atau dalam bahasa Belanda adalah gebakken banaan.
–
Kemarin saya membuat sayap ayam goreng kalasan. Kebetulan Pim juga sedang cuci piring sehingga saya tawarkan dia untuk mencicipi.
Saya: “Pim, I am cooking Kalasan fried chicken wings. It’s special recipe from area nearby my town in Indonesia”.
Pim (sambil nyomot satu sayap): “Hmm.. it tastes good man. How do you cook it?”
Saya: “Just add the instant spice and boil it and then fry it. But I add some soya sauce in it”
Pim (dengan aksen Belanda-nya): “hhmm… what is soya sauce?, it tastes like KETJAP MANIS “
Saya: ?! (sambil menyesal ngapain coba repot2 pakai istilah Inggris :D)
Dan kemudian dengan sabar saya jelaskan ya maksudnya soya sauce itu ya kecap manis persis seperti yang dia tau.
*gambar pisang goreng is linked from: http://bisnisukm.com/wp-content/uploads/2009/09/pisang-goreng-pontianak.jpg.
Petra Novandi Barus Dua minggu ini gw dibuat kesal oleh kelakuan komputer gw sendiri. Gimana enggak, komputer yang isinya banyak kerjaan penting dan dokumen-dokumen penting udah dua minggu ini sulit dipakai.
Kekesalan ini bermulai dari saat gw bermain game tiba-tiba listrik di rumah mati. Begitu dinyalakan, monitor menyala tapi tidak menampilkan apa-apa. Bahkan tidak ada tulisan “No Signal”. Oke, gw langsung berasumsi Graphic card gw langsung rusak.
Saat gw menarik kesimpulan diagnosa itu, badan gw langsung lemes mikirin harga Graphic Card. Mungkin memang gw harus mengurangi main game. Tapi graphic card itu gw pakai bukan hanya untuk main game, tapi juga untuk mengerjakan topik Tesis gw yang seputar General-purpose computing on graphics processing units (GPGPU). Dan itu paling tidak harus memakai graphic card yang lumayan high-end.
Gw langsung menggotong komputer gw itu ke BEC. Proses ini benar-benar menyakitkan gara-gara kaki gw masih sakit dan cuaca bandung yang kurang bersahabat. Dan selain itu gw tuh suka bingung di mana tempat servis komputer di BEC. Ngeliat sana-sini kenapa semuanya itu biasanya toko aksesoris komputer. Setelah beberapa kali keliling dan keluar masuk toko akhirnya ketemu juga toko yang bisa servis komputer.
Ada berita baik dan buruk yang gw dapat ari tukang servis komputer. Berita baiknya adalah graphic card gw gak apa-apa. Berita buruknya adalah ternyata analog port dari graphic cardnya rusak, harddisk gw jadi banyak bad sector, dan sistem operasi Windows XPnya gak bisa diload. Tapi untung port yang satu lagi bisa dipakai dan masih ada sistem operasi Ubuntu jadinya bisa dipakai buat backup. Gak enak sama tukang servisnya yang gak ngasih tarif. Gimana yah, mau ngasih tarif juga kok keknya gampang banget, tapi gak mau ngasih tarif juga gw ngerasa gak enak gara-gara gw sendiri gak bisa nemuin salahnya.
Beberapa hari setelah itu komputernya rusak lagi. Kali itu gara-gara tersambar petir. Bandung belakangan memang sering hujan badai. Kejadiannya juga saat gw lagi main game. Berusaha menamatkan game yang tertunda gara-gara kerusakan sebelumnya. Saat itu gw sadar lagi badai petir. Tapi yang gw gak sadar adalah gw udah gak makai UPS lagi gara-gara udah lama rusak.
Dan gw baru tau yang namanya tersambar petir itu seperti itu. PSU gw meledak.
And that’s it, gw langsung pundung sepundung-pundungnya. Udah males ngapain-ngapain soalnya kerjaan banyak di sana. Dan untuk ngegotong ke BEC pun gw kebayang-bayang penderitaan beberapa hari sebelum itu. Akhirnya gw memutuskan untuk membeli PSU yang baru dan memasangnya sendiri. Tapi ini juga baru beberapa hari setelah rusak karena gw sibuk banget belakangan.
Ternyata PSU itu mahal. Gw beli merk Simbadda 450W harganya sekitar 400 ribu. Tanpa keliling toko buat nyari yang lebih murah, gw langsung membeli tu PSU. Ada halangan rupanya yang membuat gw gak bisa langsung membeli. Tokonya kesulitan untuk melakukan debit BCA gara-gara koneksinya terganggu. Dan gw harus naik turun lantai gedung buat mengambil uang.
Sepertinya kalau memang tidak jodoh, apapun yang kita lakukan menjadi sia-sia. Gw udah capek-capek beli itu PSU. Pulangnya dari BEC hati gw berbunga-bunga membayangkan pekerjaan gw bakal jadi lancar lagi sore itu. Tapi tidak. Setelah gw pasang, gak taunya graphic cardnya rusak juga. Dicoba port analog gak bisa, dicoba port digital juga gak bisa.
Dan gw sekarang bener-bener fed up sama keadaan ini. (Ditambah keadaan lain yang ngebikin gw very bad mood)… Argh!
Sawung
Prasetyo Andy Wicaksono Aloha,
seperti diketahui di jaman serba online ini, ilmu bisa didapat dari sudut manapun di dunia ini (atau bisa dibilang sudut mana pun dari setiap server di dunia
). Mempelajari sesuatu hal yang baru bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari otodidak, sampai mengikuti kursus. Keadaan sekarang, menurut saya, menuntut kita untuk bisa belajar secara otodidak. Mulai dari mencari ebook sampai mencari tutorial dan how-to di internet. Dan sampailah kita di era dimana kita belajar dari video. Video yang berisi screen capture dari layar monitor sang tutor, dan dengan tambahan suara dari sang tutor, sehingga orang yang mempelajari via video, yang disebut screen cast, mengerti.
Ceritanya begini, ada seorang teman yang menanyakan saya bagaimana cara meng-export dan import file mp3 pada aplikasi audacity, aplikasi sound editor yg gratis, namun cukup powerful. Ada beberapa cara untuk membuat teman kita itu mengerti step by step:
1. Mengobrol, tanpa komputer.
+ simpel, tanpa membutuhkan alat-alat apapun
+ dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja
- sulit untuk dibayangkan, biasanya untuk step-step yg rumit dan tidak common
- hanya mudah di kalangan user yang sudah ‘gape’ dengan aplikasi tersebut
- bisa lupa, dan lalu saat prakteknya, pasti harus bertanya lagi untuk pencerahan lebih lanjut
2. Via messaging/email.
+ sekuensial dan saklek
+ tidak akan lupa step by step, wong jelas ada tulisannya
- sulit untuk dibayangkan bagi beberapa orang
- orang-orang dengan prinsip seeing is believing akan kesulitan
3. Mengobrol langsung, dengan komputer.
+ langsung bisa praktek
+ kalau stuck, bisa langsung dicari solusinya
+ mudah untuk problem solving bagi orang2 yang harus menerangkan dan diterangkan dengan media
- harus di-spend waktu khusus, dan tempat khusus (ga mungkin kan di terminal buka laptop?
)
- untuk orang yang menerangkan dan tidak sabaran, ujung2nya yang mraktekin si orang yg menerangkan, karena yg diterangkan ga ngerti2
4. Screen cast
+ Seeing is believing, step by step jelas
+ Seperti mengobrol langsung, dengan komputer
+ Tidak harus repot2 janjian ketemuan, dan nunggu waktu janjian untuk diterangkan sesuatu, pas untuk problem2 yang mendesak
- Butuh koneksi internet (yg ga lemot sehingga buffering time bisa diminimalisir, bahkan dihilangkan)
Nah, dari keempat dari banyak cara, saya memilih membuat screen cast, hitung-hitung iseng membuat rekaman sehingga kalau ada yang menanyakan hal yang sama, teman tersebut tinggal lihat screen cast video di internet. Hehe..
Karena belum pernah membuat screen cast, saya tidak tahu aplikasi yang pas untuk membuat screen cast dengan kualitas yang bagus. Saya gugling, dan mendapatkan beberapa aplikasi:
CamStudio gratis alias freeware. Bisa merekam suara juga, kualitas video dan audio bisa diatur. Hasil video disimpan dalam format avi (.avi) dan mempunyai built-in swf creator. Bisa membuat annotation dalam bentuk gambar atau video. Windows only.
AviScreen merekam dalam bentuk avi, tapi tidak bisa merekam audio. Windows only. Tapi gratis 
Copernicus adalah aplikasi untuk Mac yang dibuat untuk membuat user bisa membuat video dengan cepat dan mudah dengan cara menyimpan rekaman video ke dalam RAM untuk akses yang lebih cepat. Namun tidak bisa merekam audio.
Masih ada lagi sebenarnya aplikasi yang lain, seperti Adobe Captivate, Jing, Wink, SnagIt, dan lain-lain. Namun Captivate dan SnagIt setahu saya berbayar, dan saya terlanjur jatuh hati menggunakan CamStudio, yang gratis dan cukup powerful.
Walhasil kemarin malam saya merekam screen cast menggunakan CamStudio. Hasilnya bagus, saya bisa langsung merekam step by step jawaban dari pertanyaan teman saya itu, dan lalu rekaman tersebut saya upload, sehingga kalau kalau nanti ada yang perlu, bisa dicari dan dimainkan. Hehe..
OK, segitu aja dulu, saatnya kembali bekerja..

Petra Novandi Barus Kalau sering meratiin status YM/FB/Twitter/Plurk gw, pasti sering ngeliat kalau gw pasang status “Pengen Selimut Tebel“. Yup, belakangan ini gw pengen banget punya selimut tebel. Emang sebelumnya belum? Sebelumnya seh gw udah punya selimut. Tapi tipis banget dan bahannya itu kasar banget. Dan itu sekarang udah gak tau ke mana. Yah, gak apa-apa ilang, daripada menuh-menuhin kamar tapi males dipake.
Beberapa bulan terakhir ini Bandung tuh udara malamnya relatif lebih dingin. Ditambah lagi sorenya sering banget hujan badai. Gak kebayang dinginnya malam-malam. *brrrrrrr*
Gak sempet beli selimut baru. Di mana yah nyarinya yang tebel dan lembut…
Yvan Christian as i tweeted my way thru the twitterverse, i came across a retweet by one of my friends…the tweet was posted like this: “netizens attack Morning Musume’s Sayumi Michishige“…as an old school fan of Morning Musume, i immediately checked on the link provided (here’s the link: http://bit.ly/bOdgZQ , it’s in LiveJournal’s aramatheydidnt group)…
after reading the comments…i was enraged…i mean, i’m not even her fan (as she is the exact opposite of Mikitty, whom i adore so much), but c’mon guys, she never deserved this…what did she do anyway? yeah, i know she acts all princess-ish and cutesy, but it’s her character…it’s something Momusu needs, she is the replacement for Ishikawa Rika’s character…yes, she got some facial skin problem (acnes), but don’t we all have that, she IS an idol, but she IS a HUMAN…furthermore, the comments were put in her blog, and AFAIK, she just opened it…now wouldn’t that be some hard frontal stab to the heart? can’t the netizen put themselves in her position with that kind of comments…
i still dunno what these netizens were thinking when they posted their comments…and really, i doubt if there’s any netizen who got prettier face than Michishige, but even if there is, it still can’t be the justification for those comments…so hate-comment-netizen, you may take your effing head and shove it up your ass…
Prasetyo Andy Wicaksono Mungkin sekarang sudah jamannya setiap merk fashion mengeluarkan produk telepon selulernya masing-masing. Yang dulu awalnya hanya menjadi partner saja, contohnya razr versi D&G, atau yg lainnya, sekarang tidak lagi. Merk fashion bisa mengeluarkan produk telepon seluler juga! Contohnya Puma yang baru saja mengeluarkan Puma Phone.
Handphone ini sebenarnya dibuat oleh SAGEM (ini baru nama perusahaan produsen hape), yang dibuat atas kerjasama Puma dan Sagem. Puma Phone menggunakan OS sendiri, jadi tidak menggunakan OS yg sudah ada seperti windows mobile, palm OS, iPhone OS, blackberry OS, symbian, atau yg lainnya. Satu hal yang paling menarik dari adalah, Puma Phone menggunakan solar panel charger di sisi belakang handphone yg berguna untuk me-recharge baterai handphone. Sounds so eco-friendly
Navigasi layar sentuh yang tidak sehebat iPhone tidak mengurangi citarasa sporty dan lifestyle yg menjadi brand image Puma. Banyak fitur-fitur menarik yang terdapat pada Puma Phone. Fitur-fitur ini dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Sport, dan lifestyle. Pada kategori sport, terdapat fitur speedometer yg berguna saat bersepeda. Lalu ada juga animated compass yang berguna, tentu untuk mencari posisi utara bumi, hal ini berguna saat sailing. Selain itu ada juga fitur GPS, untuk mengetahui koordinat kita di bumi. Ada juga fitur stopwatch dan timer, dan hal unik dari timernya adalah, timernya berbentuk jam pasir, dan bercitarasa vintage.
Di kategori lifestyle, selain fitur-fitur standar seperti messaging, video phone, dan web browser, ada juga fitur DJ! Fitur Disc Jokey ini memperbolehkan pengguna puma phone untuk bergaya bak DJ, scratching bukanlah hal yg sulit dilakukan di fitur ini. Selain itu terdapat sebuah portal puma, yang berisikan segala informasi tentang lifestyle, social networking, dan lain-lain. Informasi-informasi ini dihimpun dalam sebuah dynamic rich media feed, yang berisikan gambar dan video serta artikel-artikel yang diberikan. Juga bisa dilihat berita-berita olahraga, serta tweeting dari portal ini.
Rencananya puma phone akan dirilis April 2010 dan dijual dalam kontrak provider telepon seluler. Tapi dapat juga dibeli tanpa kontrak, dan diperkirakan berharga di bawah 400 EU. Berminat?
Yvan Christian well…as you may know (if you’re a K-Pop fan), MBC broadcasted another Star Dance Battle a couple of days ago…this first Star Dance Battle in 2010 featured 2PM, Rainbow, MBLAQ, BEAST, T-ara, After School, gagmen group (i only know Kim Jongmin), gagwomen group (i only know Yoo Chaeyoung), Shin Bongsun, Kim Shinyoung, Super Junior, and of course our lovely SNSD…it also featured some more guests as featuring performer…
as this post’s title said, this post will be about my review of the show…especially the battle rounds, since i’m a dance enthusiast…so the review below will be broken by each segments of the show…i’ll also give verdicts based on my own thought, with 100 as maximum score, along with what i think should be the outcome of the votes…
Introduction
well, as it suggested, this segment was all about introducing the guests…and the prizes for the winner…Teukigayo (my nickname for the trio: Leeteuk, Eunhyuk, and Shindong) took over MC role to explain the prizes…and Shindong, tho reprimanded by Leeteuk and Eunhyuk in the end, casually took an apple and bit it, only to make the guests laugh after commenting how tasty the apple was…i don’t know what the prize in the jar-like container was, but Hyoyeon and Yoona seemed to be crazy over it…then came the first prize, a meat set (kalbi?) which i think made the some of the guests drooled (think of Kim Shinyoung)…
Round 1: MBLAQ vs Rainbow (ft. Jung Joori)

MBLAQ started the dance battle with Michael Jackson’s “2000 Watts”…classic MJ dance mixed with some popping, and continued to some whip dance that kinda looked martial-art-influenced…the boys then ripped their dark tees to reveal colorful tees inside…a woman (whom i don’t know, the MC?) came from behind the backscreen…and they continued with KARA’s “Mister”…MBLAQ did quite good, but their guest didn’t…

Rainbow only did one song: Beyonce’s “Single Ladies”…i think they did the same choreography like the original one…and tho they’re not as voluptuous as Beyonce, their sexiness weren’t something to look down…the surprise came at around 00:07:45…the backscreen opened like before, and from it, came the mighty Jung Joori…but she actually danced very well to the choreography, tho of course not forgetting to add some gag with the dance as well…
Verdict: MBLAQ 70 vs Rainbow 80
Vote Result: 40-60
Freestyle Round
a BEAST member teased the audience, acting like he’s going to throw his hat to the crowd…two of the gagmen was actually not bad at dancing, doing a freeze and a handstand…when Uee came, she was unfortunately crowded by the gagmen, so close that i think she’s actually afraid, hahaha…T-ara, 2PM, and some other guests only did funny dance, with Hyomin leading T-ara to do it…Gahee then entertained guys by revealing her sexy abs and doing sexy wave (VERY HOT for a 29 year old)…a Rainbow member then also did sexy dance…after her, SNSD took the stage, Sooyoung really took my attention when she raised her jacket to reveal her midriff, the accidental shoulder revealing just added to her sexiness…in Super Junior’s turn, only Donghae got down to the dance, doing a decent windmill…
Round 2: T-ara vs BEAST

T-ara did DISCO, unfortunately i don’t now the singer of this song, tho i know the song is featuring Big Bang’s TOP…and one T-ara member did act as TOP…i don’t know much about this song, but i’d guess T-ara doing the same choreography as the original one…

BEAST performed to Omarion’s “Ice Box”…in their routine, one of ‘em approached Jung Joori (or maybe SNSD, but then obstructed by Jung Joori)…their second song was “Hey, Baby” by Omarion feat. Bow Wow…i like their hiphop routine, particularly their wave moves at around 00:21:41…
Verdict: T-ara 55 vs BEAST 85
Vote Result: 30-70
Round 3: Gagwomen Trio vs Gagmen Trio

the Gagmen started things with T-ara’s “Bo Peep Bo Peep”, wearing similar outfit to the original performance, not forgetting the the paw mittens…their dance was, well, funny with a hint of nausea…i dunno ’bout you guys, but for a boy like me, men in skirt dancing their butt is far from pleasing…i even gave up watching after the first chorus, hahaha…

the Gagwomen then spiced things up with 2PM’s “Heartbeat”…the funny part was when they used props like defibrillator…when the song was supposed to end with flat heartbeat sound, it didn’t, so the gagwomen used rubber hammer to pound one of them so that the beat “stop”…they also forced some 2PM members to help them doing the pyramid move…
Verdict: Gagwomen 80 vs Gagmen 70
Vote Result: 55-45
Round 4: After School vs SNSD

After School was the first to go with “Lip Gloss” by Lil Mama…they’re doing chair-and-desk action which made me imagining them as my sexy high school girlfriends…i like it when they did the hand-chin moves on the desk…then they did Chris Brown’s “Wall to Wall”…power dance all the way, with of course Gahee showing off her luxurious mid-riff (yeah, i got a thing for girls with abs like Gahee)…they also gave a little comedy with Bekah…

SNSD performed to “What It Is” by Sophia Fresh…as i said in my previous post, only Hyoyeon-Sooyoung-Yoona-Seohyun who’re performing…i actually like their routine in here, a new change IMO, since their choreography consisted more of popping, more hiphop than the previous ones…i like the head-wave at around 00:36:59…and Yoona was just amazing around 00:37:17…too bad Seohyun did less action compared to other members…
Verdict: After School 85 vs SNSD 80
Vote Result: 55-45
Round 5: Kim Shinyoung vs Shin Bongsun

these round was hilarious…Kim Shinyoung, creative as always, performed to G-Dragon’s “Heartbreaker”…she even drew small burger in the corner of her eye…the lyrics was of course changed so that it connected with Shinyoung’s favorite thing: FOOD…i think instead of Heartbreaker, she said empty stomach breaker, or something like that…and again, just like the previous Star Dance Battle she’s in, she took the choreography seriously…

on the other hand, Shin Bongsun also brought the house down by doing Hyuna’s “Change”…even the start was funny, with BEAST(?) members failed to support her weight…plus she also “harassed” those members…and with the wind effect near the end of her stage, things were just laughable…
Verdict: Kim-Dragon 80 vs Shin-A 85
Vote Result: 45-55
Game Segment
i think the point of the game was to flip your opponents and held ‘em flipped until the time run out…IMO, the notable people in this game were Sooyoung, Gahee, and Shindong…Sooyoung flipped one opponent and held two down, while Gahee flipped and held two opponents (which were Seohyun and Jessica)…and Shindong? he got so excited that he ripped his opponent’s prop…
Round 6: 2PM vs Super Junior

2PM was performing two songs, Chris Brown’s “Take You Down” and “Bojangles” by Pitbull…i don’t really take attention to their performance…why? because they tried to do sexy dance, which consisted of MANY hip thrust…since i’m a boy, i also don’t think that this is appealing…it’d be a whole different story if its girl groups did it…

it’s different with Super Junior…they’re doing some kind of dance remix, with samplings mixed together…starting with masks on, their popping and waving was simply wicked…with three of ‘em as Teukigayo, they made sure there’s comedy…just see 01:03:29-01:03:54…after that they continued with powerful dance with cool moves in the end of it…
Verdict: 2PM 50 vs Super Junior 90
Vote Result: 20-80
Prize Announcement
well…as i predicted while watching the whole show, Super Junior won the first prize…after the bow to the audience, the guests stormed the prizes display (which was consisted mostly of foods)…and of course, we can also see our beloved Shikshin in the midst of that crowd…
![]()
well…there goes my review…feel free to leave any comment about it…just make sure to appreciate my opinion, so that i will value yours…please be noticed that the timing i used is based on the full show…you can download the full show below…
Download [2010.02.10] MBC Star Dance Battle (Full Show) !!
==> via CashewMania
Wildan Ariviyarda
Yvan Christian just like yesteryear, MBC also made their Star Dance Battle this year…and as a SoNE, of course I waited for this show, since I can see The Nine doing different dance routine…as for this time of Star Dance Battle, only four of the girls was performing, the number is decreasing by one from the last Star Dance Battle (where they performed Sorry Sorry and Smooth Criminal)…the four girls are Hyoyeon, Sooyoung, Yoona, and Seohyun…I’m actually kinda curious of why wasn’t Yuri added to the dancing bunch, because IMHO, the top four dancer should be Hyoyeon, Sooyoung, Yuri, and Yoona…no offense to Seohyun’s fans, because she is also becoming more and more awesome at dancing…
the girls were dancing to What It Is by Sophia Fresh…a good change for the girls, since I think their routine this time is more of the hip-hop genre compared to previous Star Dance Battle performances…with more pops and locks, I think they’re adding a new kind of entry in their dancing dictionary…I do feel that the routine is not as perfect as the previous ones, but maybe that’s because they still haven’t got the knack yet…when they do got the knack, I think they’ll be far more powerful than this…but still for me, their performance is still great…they did lost to After School, but I don’t think it’s something upsetting…with their Gahee (which is superior to Hyoyeon), After School is a group of dancing diva, and for me, After School is the toughest adversary from all Star Dance Battle for SNSD…not counting Super Junior, for the possible gender bias from the voters (which is mostly or all girls)…
trivial fact(s):
1. Sunny and Jessica were present during the show, but they didn’t dance
2. Eunhyuk was spazzing on either Yoona or Seohyun (he FIXED his eyes on one)
DOWNLOAD SECTION!!!
=> SNSD Star Dance Battle Cut [14.02.2010] @ Soshified (require 25+ posts)
=> SNSD Star Dance Battle Cut [14.02.2010] @ MediaFire (Part 1|2|3|4)
=> Sophia Fresh – What It Is (mp3) @ 4shared
please note that the video file at Soshified is 60 fps with 1024×756 resolution…while my upload to MediaFire is the re-encoded 30 fps with 1024×756 video file…
TukangKomentar adalah aggregat blog. Penghuninya berasal dari satu forum yang sama. Sebuah forum yang hanya bisa diakses dari network 167.205.0.0/16 saja.