bertapa

November 30th, 2007 by Edi Susilo
empat belas hari lagi.
saya sudah tidak sabar keluar dari pertapaan ini
sudah lama tak menyentuh dunia
melewatkan siaran gossip di TV *(1)
melewatkan banyak episode sinetron yang selalu dihiasi wanita-wanita ough...*(2)
arrgghh... betapa susahnya untuk menjadi sakti*(3)
semoga semuanya berjalan baik



---
*(1) sebuah tayangan penuh info. mulai dari info artis anu belajar berjalan, artis anu pergi kepasar, artis anu ngantuk dll.

*(2) betapa kejamnya produser sinetron 'berkualitas' itu. di masa-masa sulit seperti ini si doski membuat sinetron-sinetron tipikal (klo nda mau dibilang plagiat) bertemakan kemewahan yang mengedepankan harta, tahta & wanita. wedew...
#si marshanda yang hobi bgt jadi orang susah (tentunya kita tau ending cerita ternyata doi adalah anak seorang pengusaha sukses berat yang waktu anaknya baru lahir ketuker dirumah sakit ato dibuang karena si bokap masih gembel).
#claudia cyntia bella dan shireen sungkar (benarkan jika terjadi kesalahan penulisan nama atau gelar, nama mereka kurang lazim soale) yang ngetren karena jadi orang susah mampus dan punya suara serak2 basah.
#si miller TKM (tenaga kerja malay) yang cari peruntungan di indonesia. harusnya ngga lulus casting ini, ngomong 'gue' aja blom bener. harusnya bang jambi ini yang jadi pemeran utamanya arghh..
#judul sinetron yang sepertinya mempunyai template. untuk tema percintaan sebut saja: cinta bunga, cinta indah, cinta fitri, cinta tatul, cinta sole, cinta tibo (3 judul terakhir adalah sinetron yang akan dibuat oleh teman satu kost saya, mereka berniat membuat sinetron karena telah memiliki template untuk membuat judul sinetron) atau untuk yang bertemakan nama dari tokoh utamanya, sebut saja intan, wulan, sari, rosita, (sebut saja nama setiap wanita yang kita jumpai, kemungkinan anda menyebutkan judul yang benar)

*(3) walau sebenarnya saya sudah sakti, seperti telah disebutkan jauh-jauh hari.

Cinta

November 30th, 2007 by Halda Aditya
edisi revisi : Setelah tadi malem ga ada kerjaan ngubek2 arsip, akhirnya perhatian tertuju pada postingan berlabel L.O.V.E Whaaat, knapa postingan2 itu bisa keluar ya ??? :D Merenung lama, akhirnya dapat kesimpulan bahwa, Cinta memang bisa membuat orang jadi gila. Cinta memang bisa membuat orang jadi buta. Cinta memang bisa membuat orang jadi nekat. Cinta memang bisa membuat orang PD

2nd Thought of Malaysia…

November 30th, 2007 by Herdatara Ratu Hanindyta

Soo…. Sementara masalah Malaysia (tidak lagi) menjadi topik hangat untuk diperbincangkan, kita ambil 3rd point of view untuk melihat hubungan kedua negara ini.

Tentang TKI yang seringkali depersalahkan dan dizalimi di Malaysia. Kalau engkau orang Malaysia yang melihat TKI yang berjubel di pemukiman kumuh disana, ternyata banyak sekali kejahatan2 yang bersarang di lingkungan TKI tersebut. Yaah…. Katakanlah mereka terbiasa berurusan dengan polisi untuk kejahanan seperti pencurian, penyeludupan, imigran gelap, dll. Pokoknya wilayah rawan kejahatan!

2. Ambil contoh sang wasit yang digebuki oleh RELA, dan ternyata pagi harinya dy memang sedang jalan2 di daerah tsb. Well, Malaysia bilang kalau si wasit hendak kabur ketika dihampiri. Indonesia bilang RELA langsung menggebuki tanpa basa-basi.

Siapa yang salah sebenarnya? Media-media di Indonesia masih kurang kredibiliti samapai saat ini, dan media-media Malaysia banyak disaring oleh pemerintah-nya.

 Siapa yang harus dipercaya?

menulis artikel ilmiah episode 1

November 30th, 2007 by Halda Aditya
Setelah blog ini penuh dengan curhat2an, he3x (era ka kang reno) Mari kita mulai isi dengan yang lebih mendidik. Untuk permulaan mari kita mulai dengan seri bagaimana menulis artikel ilmiah yang baik dan benar (diambil dari buku Merebut hati audiens internasional, Zifirdaus (2005)).. untuk permulaan, kita mulai dengan definisi artikel ilmiah Artikel ilmiah adalah " tulisan yang berisi lapran

Dialog XL: My Current College Life

November 29th, 2007 by Fajar Fauzi Hakim
saya sedang di awal jabatan sebagai ketua forum mahasiswa garut itb dan sedang mengusahakan agar kegiatan andalan kam yaitu pekan interaksi pelajar 2008, dapat berjalan sukses.
saya sedang berkampanye untuk menjadi koordinator divisi korps asisten comlabs itb dan sedang merancang program-program kerja untuk dilaksanakan di dka meskipun saya gagal terpilih.
saya sedang membantu sedikit-sedikit dalam usaha kami menunaikan kuliah kerja teknik fisika ke china, kami akan pergi ke china bersama.
saya sedang mengakhiri masa jabatan sebagai ketua divisi kominfo di divisi akses publik comlabs serta sedang mengurusi proyek website baru dan dekorasi ruang akses.
saya belum mengerjakan laporan divisi pubdok panitia wtik 2007 (d'oh!).
saya sedang ragu apakah saya boleh mengulang kuliah semester ini atau berusaha mati-matian dengan puasa manga, anime, game, dan puasa tidur agar lebih sukses kuliahnya.
saya sedang merangkai waktu agar mimpi menjadi kejayaan.

saya kuat. insya Allah.

Jahims

November 29th, 2007 by Rima Putri Agustina

*Sebenernya banyak cerita yang mau gua ceritain.. salah satunya tentang sampling TA kmaren di Pangandaran, yang bareng kulap biosis 2006 tea. Tapi berhubung poto2nya belum dapet (secara gua jeprat-jepret pake kamera si babeh M), besok2 deui weh lah... (besoknya orang Jawa tea.. ngertilah, hahahaha...)*

Mau cerita ajah. Tadi pagi gua pake jaket H*S (yang warnanya ijo tea) ke kampus. Jadi melalui blog ini sebenernya gua sekalian mau minta mangap sama anggota H*S, secara gua yang bukan siapa-siapanya H*S ini seenak bagong make tuh jaket.

Niatnya tuh jaket hari ini mau gua balikin ke si empunya. Niatnya juga ga bakal gua pake tuh jaket ke kampus.. Kan serem aja kalo tiba-tiba di tengah jalan ada yang nyegat trus nanya "Woi, angkatan berapa lu, kok gua ga pernah liat..?"

Masih mending kalo kaya gini mah, tinggal sepik-sepik dikit beres lah.. atau kibulin aja sekalian, bilang aja angkatan jebot yang lagi S2, hahahaha... Tapi kalo ternyata orang yang nyegat ngomongnya "Untuk mengecek keabsahan apakah anda anggota himpunan atau tidak, coba praktekkan yel-yel geol himpunan..." kan mampus juga gua...


Tapi kenapa jadinya malah dipake? Jadi begini ceritanya:

Hari ini ada kuliah PHT jam 07.30, dan seperti biasa kalo gua begadang pasti gua bangunnya jam 06.30.. berhubung si dosennya suka ngedadak ga masuk, gua tanya sama si anak-bimbing dosen ini "Mbak, ada kuliah ga?". Dan jawabannya adalah "Ada, kuliahnya jam 7, soalnya si bapanya mau pergi jam 8, emang lu ga dapet jarkom?"

Secara track bolos gua udah 5 kali, yang mana kalo satu kali lagi gua bolos maka akan dicoret namanya dari daftar hadir, maka gua yang baru baca SMS balesan jam 06.45 seketika jadi riweuh. Dan parahnya, satu keanehan gua kambuh pagi ini. FYI, gua kalo udah nentuin dari malem mau pake baju apa, ya harus baju itu, ga bisa diganti, no matter what happened in this world (uh, aneh banget).

Dan kebetulan baju yang gua pilih tuh cukup kusut karena sudah satu kali dipakai tempo hari. Gua ga mau nyetrika dulu, karena gua ga mau telat dan diusir, dan akhirnya dicoret dari daftar hadir. Tapi gua juga ga mau nyari gantinya... Maka konklusinya adalah gua pake baju kusut itu ke kampus. Dan untuk menyiasatinya gua akan MENGGUNAKAN JAKET.

Nah, berhubung hari ini gua harus balikin jaket H*S yang gua pinjem semalem, ya udah sekalian aja gua pake.. Sekali dayung 2-3 pulau terlampaui, hohoho...

Ya sih, gua tau jahim tuh eksklusif buat anggota himpunan. Walopun penggunaannya banyak diselewengkan di gajah duduk, tapi gua ga mau ikut-ikutan karena gua masih mau menghargai organisasi bersangkutan.. Tapi yah mau begimana lagi, daripada tadi malem masuk angin, hayoh... Btw, sebenarnya ini bukan salah gua.. Ini adalah kesalahan si L*na yang ga nerusin jarkom ke gua, jadinya aja gua buru-buru dan harus pake baju kusut, hahaha... (pembenaran mode ON)

Ngomong-ngomong masalah jahim, gua juga pernah loh pake jaket H*GM (yang biru donker tea) waktu pas nonton Beowulf. Sekalian lah gua minta mangapnya di sini. Eh, jaket H*E juga pernah deng.. lupa buat ngapain.. pokonya pernah aja..

Tapi tenang aja sodara-sodari, gua belum pernah kok pake jahim merah... najis gua makenya... (saking sentimennya sama anak T*mbang, hekekekk...
)

PS: to anak-anak H*T: selow atuh, guyon doang ini mah, no offense.. piss ah...

Pantomime

November 28th, 2007 by Firman A.
Pantomime Lyric by Incubus, first shown at Red Rocks live! In my fantasy I’m a pantomime I’ll just move my hands and everyone sees what I mean Words are too messy And it’s way past time To hand in my mouth Paint my face white and try to Reinvent the sea One wave at a time Speak without my voice and see the world [...]

Kesepian

November 28th, 2007 by Halda Aditya
Sepi, kesepian, alone, lonely. Sbenernya dah lama pengen nulis tentang topik ini, tp karena rasa malas lebih sering menyerang ya akhirnya ga jadi2 dibuat deh ni tulisan :D.Sampe tadi seorang teman bercerita kembali tentang "kesepian" (rasa sepi) yang sedang dialaminya.Ini bukan kejadian pertama kalinya si gw mendengar kata/cerita tentang kesepian dari para sahabat (kl boleh mereka saya anggap

Mengingat 2007…Part One

November 27th, 2007 by Aulia Ibrahim Yeru
2007...adalah tahun yang gejolak bagi saya...penuh catatan penting yang sangat berarti bagi Aul yang telah merepotkan bumi ini selama 19 tahun. Jadi selama bulan Desember ini saya akan merangkum berbagai kejadian yang penting bagi saya. Berapa episode itu terserah saya dong, kalau dikasih tahu kan nantinya ngga rame....


(OSKM-ITB 2006, sumber: Pikiran Rakyat)

Desember 2006 adalah mulanya. Pasca OSKM-ITB 2006 yang ilegal itu, saya berniat untuk mencemplungkan diri dalam "dunia kaderisasi", dengan aktif sebagai Wali TPB di OS-KMSR 2006, mulai "bermain-main" di Sunken Court khususnya di PSIK, dan aktif di Kabinet KM-ITB 06/07 (badan eksekutifnya KM-ITB). KM-ITB (Keluarga Mahasiswa ITB) sendiri adalah suatu sistem terpusat mahasiswa yang meliputi seluruh himpunan dan unit kegiatan mahasiswa di seantero ITB. Saya waktu itu berpikir, "mungkin dari pihak mahasiswa sendiri harus puter otak lagi". Ya, saya mulai banyak bertukar pikiran dengan Ibnu (Menteri PSDM KM-ITB 2006/2007), juga dengan Zamzam (mantan ketua OSKM 2006). Saya juga mulai mencari referensi tentang Orientasi Studi (khususnya di ITB) yang menghasilkan cerita-cerita yang tertinggal di milis-milis tahun jebot.

Saya ingat ketika saya mengikuti kaderisasi PSIK, saya disuruh untuk membuat suatu "penarik massa", pada akhirnya saya mulai bermimbar-bebas di Boulevard, SENDIRIAN. Wah, aneh banget saya waktu itu, teriak-teriak, ngamuk-ngamuk, ehehehehe, ngga papalah, namanya juga anak muda, betul ?? (sound FX: BETOOOOL....khas jamaahnya Pak Kyai). Tetapi, saya bangga, sejak itu budaya mimbar bebas di lapangan menjadi (sedikit) populer dan diikuti oleh banyak orang (relatif ini loh..) secara berkala. Bahkan menjadi media yang baik untuk "berkampanye", ehehehehe. Sempat rame banget, karena mimbar bebas ya jadi yang dilakukan bebas: ada yang puisi, ada yang orasi, ada yang berniat orasi malah kayak presentasi seminar, ada yang bawa nasi aking. Sayangnya, budaya ini tidak tahan lama untuk bertahan. Sayangnya lagi, saya tidak punya dokumentasi.


(contoh mimbar bebas, tapi yang ini sudah ada fungsi "kampanye")

Soal blog saya sendiri waktu itu sudah puas dengan blog FS saya, ehehehehe.

Kembali lagi ke cerita Desember 2006. Entah ada setan apa akhirnya saya dikirim menjadi salah satu senator alias perwakilan KMSR di Kongres KM-ITB. FYI, Kongres KM-ITB merupakan badan legislatif bagi KM-ITB. Isu akhirnya bergulir pada SIK (Sidang Istimewa Kongres), yang fungsinya adalah merubah sesuatu yang fundamental pada KM-ITB, dalam hal ini AD/ART yang merupakan UUD bagi KM-ITB itu sendiri. Penat kepala saya waktu itu, saya yang angkatan 2005 (yang waktu itu adalah angkatan muda), merupakan hal yang kontroversial bagi kemahasiswaan ITB. Tidak sedikit yang mempermasalahkan hal ini, beberapa orang pun mempertanyakan kematangan saya untuk menjadi seorang senator. Yah, saya tidak dapat menampik hal itu semua, bagaimanapun itu hasil celah yang terbuka pada AD/ART yang lama.

Singkat cerita, hasil perubahan AD/ART ini tidak sesuai harapan himpunan saya. Akibatnya konflik pun terjadi. KMSR akhirnya memboikot rangkaian acara Pemilu KM-ITB. Hal inilah yang kemudian berentet berbulan kemudian, menjadi masalah yang pelik nantinya.

Saya???
dicabut dari Kongresoleh KMSR, kemudian saya menjadi tim sukses calon (waktu itu) Presiden KM, Zulkaida Akbar.

Hmm, di saat itulah saya bertemu dengan orang-orang hebat. Di Kongres, saya bertemu Helmi, Simon, Feriandri, Dendi, Ijal, Ikur, Teh Dani, Teh Dini, Dygda, Unggul, Teh Ika, Yudha, dan kroco-kroco lainnya. Mereka mengajarkan kepada saya untuk melihat secara objektif dan holistik. Di Tim Sukses saya bertemu orang-orang seperti Haru, Candra, Saska, Aplo, Ipe, Wildan, dan lain-lain. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai hasrat yang kuat akan kemahasiswaan ITB. Mereka-mereka (Kongres dan Tim Sukses) inilah yang akhirnya secara tidak sengaja menjadi warna tersendiri bagi perkembangan saya dalam waktu-waktu kedepannya.


To Be Continue....sampai ketemu di episode berikutnya....

Seminar Leadership

November 27th, 2007 by Herdatara Ratu Hanindyta

Pemimpin-pemimpin dari 3 pilar nasional: Academics, Business, dan Government berkumpul untuk berbagi cerita di acara Seminar: A-B-G Leaders Talk yang memfokuskan akan kebutuhan sosok leader yang terintegrasi dalam bidang pendidikan, bisnis, dan kepemerintahan.

A-B-G Leader’s Talk:

“Visionary Leader Needed in Indonesia 2030″

Bertempat di:
Vue Palace Hotel, Jl. Otto Iskandardinata No. 3, Bandung
Tanggal: 8 Desember 2007, pk. 08.00-12.00

Pembicara :

Government

Bpk.Dadang Garnida, Komisaris Jendral Polisi (Sekjen LEMHANAS)

Business

Ir Hermien R. Sarengat, Presiden Direktur PT. General Electronik (GE) Indonesia

Bu Shanti Poesposoetjipto, CEO PT. Samudra Indonesia

Academics

Prof. Surna Tjahja Djajadiningrat, PhD , Dean of SBM-ITB

 

Ticket Price = Rp 75.000,-
Early Bid (50 pendaftar) = Rp 50.000,-

FREE LUNCH + SERTIFIKAT

Pendaftaran bisa melalui SMS ke:

Tara (0815-10526416), Raymond (0811-104720), Lia (0856-59004620)

Acara ini dikerjakan oleh panitia yang sama dengan seminar Visi Indonesia di Tahun 2030 oleh Chairul Tanjung tanggal 14 November lalu

Ditunggu kehadirannya ya :D

Newcastle 0 - 3 Liverpool

November 25th, 2007 by Eric Lontong

Mau posting lagi tentang NUFC dan tampaknya masih belum berita menggembirakan.

Magpies-RatsBelum lagi rasa kecewa dibantai Portsmouth ilang, sekarang ini ditambah lagi dibantai ama The Rats !!!

Dua pertandingan kandang beruntun??? WTF???
Bukan soal kekalahannya, tapi taktik dan penampilan timnya yang makin buat kecewa. Di kandang tapi tanpa perlawanan atau bahkan tanpa serangan sama sekali?
RUARRRR BIASAAAAA!

This is our home! Where white light comes to us and black darkness comes to enemy!

Mungkin Big Sam memang hanya tau taktik bertahan. Gak di lapangan, di media, di manapun pasti ambil taktik bertahan. Kalah di lapangan, selalu pasang taktik bertahan dengan Big Mouth-nya. Alasannya, “It’s a best start from past seasons”. Ya ya ya…
Tapi langsung dipecat? hmmm… jangan dulu.
Kita lihat sampai akhir January apalagi 2 pertandingan ke depan menghapi Blackburn (A) dan Arsenal (H).
Read the rest of this entry »

Happy Birthday, Dear

November 25th, 2007 by Lindung P. Manik
Happy birthday 20th honey,,, Wish u all the best!!!





Operasi Katarak bagi orang yg kurang mampu

November 25th, 2007 by Aulia Ibrahim Yeru
RS Fakultas Kedokteran UKI Cawang bekerja sama dengan CBM(Christoffel Blinde Mission), NGO dari Jerman, mengadakan pelayanan Operasi Katarak untuk orang yang kurang mampu. Bagi yang memerlukan pelayanan tersebut, keterangan lebih lanjut dapat menghubungi: dr. Herny P., SpM dan dr. Elisabeth di no telp. (021) 8092317 ext. 313 dan 80870762 (Poli Mata RSU FK UKI). Mohon pesan ini dapat disebarkan ke contact Anda, agar orang-orang yang kurang mampu dapat terbantu. Jika bukan Anda yang memerlukan, Anda tidak keberatan membagi informasi kan?
Moga berita ini bisa disebarluaskan, hingga sampai terdengar oleh yg sedang membutuhkannya. Amin

Thanks buat Asmus dan Mbak IchaAwe atas infonya.

Scilab Tutorial

November 24th, 2007 by Lindung P. Manik
Scilab is numerical computational package developed by INRIA and École nationale des ponts et chaussées (ENPC) in France. It is a high level programming language, most of its functionality based around it being easy to condense many single computations into one line of code. It does this primarily by abstracting primitive data types to be functionally equivalent to matrices. It is similar in functionality to MATLAB and is available to download at no cost. It's a "open source" software. Scilab is distributed under the Scilab License. Scilab syntax is largely based on the MATLAB language. Scilab has been widely used in several industry and research projects, and many contributions have been made by users. The syntax is similar to MATLAB but the two are not completely compatible, though there is a converter included in Scilab for MATLAB=>Scilab Conversions. Scilab has fewer help files than MATLAB.

I have been uploaded Scilab tutorial in Indonesian language but just for Numerical Analysis Programming course limited on material:

- Introduction to Scilab:
  • - Scilab working environment
  • - Basic of Scilab
  • - Vector and Matrices.
- Roots of Equation:
  • - Basic of programming
  • - Solve roots of equation by Scilab programming
Download link

MEdiOCRE (Micro Edition OCR Engine)

November 24th, 2007 by Peb Ruswono Aryan

Implementasi terakhir dari sistem pengenalan kandungan citra (Riset Unggulan ITB 2007) dalam perangkat embedded. Penyempurnaan yang belum dilakukan pada modul classifier dan akuisisi riil (mengakses kamera). Target platform yang dipilih adalah J2ME MIDP 2.0 CLDC 1.1.

MEdiOCRE

MEdiOCRE

MEdiOCRE

Penasaran?

November 22nd, 2007 by Anggriawan Sugianto
Mobile Positioning + Time Synchronization + Signal Simulator = ??

Penasaran?
Temukan jawabnya di ...

Presentasi Proposal Tugas Akhir
Jumat, 23 November 2007
pk. 14.00 - 14.30 wib
7611


wish me luck ^_~

Dasar Penjiplak

November 22nd, 2007 by Aulia Ibrahim Yeru
Saya terkesiap dengan ucapan Wapres yang menyatakan agar bangsa kita untuk maju dengan otak kita sendiri tanpa harus menjiplak 'otak' bangsa lain.

Pernyataan yang keren memang.


("ah lo bisa aja, ul", kata Jusuf Kalla-> ehehehe, becanda....sumber: Kompas)

Saya jadi teringat ketika saya mengambil kuliah "Seni Rupa Indonesia Lama", justru plagiat (tanpa penilaian negatif dan positif) adalah karakter khas bangsa kita. Karena memang bangsa kita terbiasa untuk menerima secara terbuka pengaruh dari luar, walaupun tentu disitu terjadi pula sebuah konflik yang berdarah-darah. Sebenar-benarnya saya percaya bahwa Hindu datang ke Indonesia pasti berdarah-darah, walaupun faktanya tidak ada secara kongkret, tetapi saya yakin bahwa ketika datang suatu pengaruh besar yang mengancam "eksistensi" dari incumbent, pastinya akan muncul suatu chaos.

Bersyukurlah bahwa penghuni Nusantara ini kebanyakan adalah ras Melayu (secara turunan yah, kan jadi Jawa, Sunda, etc.), secara karakter suku Jawa pun mirip-> sangat lihai dalam berpolitik.

Tak ada yang menafikan betapa hebatnya Gajah Mada untuk melobi seluruh suku bangsa di Nusantara untuk bersatu dalam bingkai Nusantara, walaupun secara ironis yang mematahkan "perjuangan" Gajah Mada, adalah kesalahan strategi dalam menundukkan kerajaan Pajajaran yang notabene masih ada di Pulau Jawa. (btw, saya sebenarnya telah berusaha narasumber yang terpercaya lewat search engine, tapi apa daya yang terlihat cuma forum yang teu puguh antar orang Indonesia dan Malaysia).


-> Relief Candi Borobudur (sumber: Perpustakaan Nasional Online)

Oke, kembali ke masalah "penjiplakan". Saya teringat bagaimana perjalanan Hindu-Buddha
yang menurut beberapa teman saya (atau entah mereka ini telah membaca buku-buku tentang ini) akhirnya mencapai puncaknya (di Nusantara) di Bali, yang kita kenal sebagai Hindu Dharma. Perjalanan ini bisa ditebak lewat menelusuri artefak yang tertoreh sepanjang pulau Jawa. Kita dapat melihat dalam perjalanannya Candi Borobudur dan Prambanan yang masih sangat berkarakter India, walaupun kita melihat karakter local genuine, tapi unsur pengaruh India masih sangat kental. Bisa dilihat dari relief yang realis, (dengan sok tahunya) saya berasumsi mungkin dipengaruh India yang juga terkena pengaruh Hellenisme yang dibawa oleh Alexander Yang Agung.


(Candi Tikus dan Candi Prambanan, coba dibandingkan hayoooo...)

Makin ke timur, karakter pun berubah, relief semakin tidak realis, terlihat abstraksi dan stilasi, secara dapat kita lihat di karakter penggambaran wayang kulit. Karakter candi yang meninggi pun berubah. Bahan dasarnya pun mulai berubah, dari batu candi yang didapat dari kali, menjadi batu bata. Anti-thesis dari pendapat ini mungkin Candi Sukuh yang sudah sangat "mengindonesia" tetapi terletak di Jawa Tengah dan terbuat dari batu kali, Candi Sukuh sendiri termasuk generasi akhir di Jawa, muncul ketika Hindu keluar Jawa. Belum lagi Candi Buddha yang berada di Sumatera. Ya....apa dayalah...ehehehehehe....


(Candi Sukuh, yang ini kok malah mirip kuil suku Maya, Sumber : Tournons Ensemble)

Terjadi suatu proses yang panjang untuk menemukan karakter Indonesia (dalam relief candi karakternya adalah abstraksi dan stilasi). Prosesnya memakan waktu beratus tahun. Tantangan bagi bangsa kita sekarang ini adalah ketika jaman menjadi serba cepat, bagaimana bangsa ini dengan cepat menemukan "langgam" khasnya dalam penciriannya, bukan dengan pelarangan penjiplakan. Karena saya meyakini bahwa meniru adalah (juga) proses kreatif. Kalau dulu informasi sangat lama karena harus mengarungi lautan yang luas, sekarang dalam waktu sedetik pun kita dapat mengakses informasi dari luar. Hal ini menjadi tantangan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia, untuk menemukan karakternya apalagi di jaman posmodernisme sekarang dimana perbatasan antara "nyata" dan "tidak nyata" semakin kabur.

Jadi?? HAPUSKAN PEMATENAN, ILMU PENGETAHUAN UNTUK SEMUA!!!! (ehehehehe)

DIRGAHAYU NUSANTARA!!!!!

nah lho…

November 21st, 2007 by Yvan Christian
oke...jadinya ibarat jalan nih dah lapang bener...memang ada obstacle2 yang menghadang tapi menurut gw dan beberapta teman gw yang bisa dipercaya, obstacle2 itu negligible...jadi sekarang kenapa gw ragu...ya, gw ragu...kenapa??itu merupakan hal yang sama yang gw pertanyakan ke diri gw...ragu...mungkin karena sakit...sakit beberapa tahun lalu ternyata masih membekas...jelas, sakit hati beberapa tahun lalu bukanlah musim kering yang bisa terlupakan hanya karena musim hujan datang...dengan adanya teman2 gw dan lingkungan yang suportif luka tersebut memang sembuh...tapi ternyata traumanya tetap ada...

but hey...a trauma left alone will be a phobia, only time will be the factor...jadi gw ga boleh diam saja dengan trauma gw...gw harus make a move...dan mungkin BEC adalah jawabannya...gyahaha...semoga...may God be with us... ^_^

So Stupid

November 21st, 2007 by Herry Kurniawan
Ini sedikit bercerita mengenai pengalaman saya minggu lalu mengikuti sebuah tes pegawai negeri tingkat pusat. Seperti yang sudah sudah sebelumnya, dilakukan sebuah tes yang dinamakan tes potensi akademik. dan sungguh memalukan, dengan soal soal yang sepertinya sudah cukup familiar menurut saya , malah justru membuat "mati kutu" selama pengerjaan soal soal.

Bagian tes yang membuat saya seperti orang yang bermemori sedikit adalah bagian tes kemampuan berhitung. Wajar saja kalau saya merasa "terpukul" atas kebodohan itu, sebab untuk memasuki institusi kuliah saya dahulu, mesti mati-matian mengerjakan soal soal yang berhubungan dengan hitung menghitung, jadi saya katakan di awal tadi bahwa itu merupakan soal soal yang cukup familiar menurut saya.

Tapi tetap saja setelah 4 tahun meinggalkan rumus rumus dan soal hitung-hitungan membuat memori otak saya kembali tumpul, bahkan untuk satu soal seperti bagi-kali-tambah dan kurang saja saya membutuhkan sekitar 5 menit untuk memecahkannya. Huh, dan sampai saat ini saya tidak habis pikir kenapa saya lupa dengan kata "faktorial", dalam soal ada yang menanyakan 5! : 4! , saya kira itu soal salah cetak, jadi tidak saya kerjakan saja, damn! ternyata itu soal matematika dasar yang menurut saya GAMPANG sekali, siaaaalllll !!!

Institusi saya kuliah dahulu mesti bertanggung jawab atas "degradasi" otak gw ! dulu pas jaman SPMB-SPMB an 1 soal matematika kompleks mampu saya kerjakan sekitar 2-3 menit (dengan rumus-rumus cepat a la Lembaga Bimbingan Belajar tentunya), sekarang untuk soal soal matematika dasar dalam psikotes saya malah merasakan mengerjakan soal yang lebih parah dari soal -soal ujian SPMB! sialan !

Mungkin memang saya sudah tidak memiliki bakat dalam hal-hal seperti itu, dan akhirnya saya memercayai perkataan orang bahwa "ilmu yang tidak di asah, lama lama akan hilang juga" itu akhirnya saya percaya ! untungnya saya masih punya "ilmu" yang lainnya.....

Uninstalling Android Applications

November 21st, 2007 by Peb Ruswono Aryan

Uninstalling Android ApplicationsLagi iseng mencoba membuat aplikasi android sambil mencoba menjalankan contoh aplikasi tak terasa daftar aplikasi jadi banyak. Kalau dari eclipse aplikasi yang sedang dibuat akan dimasukkan ke dalam filesystem emulator sehingga dapat diakses dari emulator. Lalu bagaimana menghapus aplikasi dari emulator android?

Coba browsing di milis android developers, akhirnya ketemu juga. Aplikasi yang kita buat disimpan dalam folder /data/app, /data/data, dan entri di dalam file /data/system/packages.xml. Beberapa menyarankan untuk sekedar menghapus file .apk aplikasi kita dan folder nama paket yang bersesuaian di /data/data. Saran lainnya adalah menghapus semua aplikasi yang dibuat oleh user (bukan bawaan dari emulator). Cara pertama, panggil emulator dari command line dengan perintah berikut :

> emulator -wipe-data

Perintah di atas akan menghapus semua aplikasi yang dibuat oleh user. cara lainnya adalah menghapus secara manual yaitu mengakses shell. Pertama, pastikan emulator sedang berjalan, lalu ketikkan perintah berikut pada command line.

> adb shell

Akan muncul prompt shell seperti berikut :

shell android

Gunakan perintah

# wipe data

Untuk keluar dari shell gunakan perintah

# exit

Restart emulator untuk melihat perubahan. Lihat pada daftar aplikasi.

« Previous Entries