After UAS and Then..
Fajar Fauzi Hakim ah... ro dulu...
Fajar Fauzi Hakim
Dimas Muhammad Zakki
Bobby Pratama
Uray Meviar sebelumnya gw pernah ngasi tawu buat ngilangin iklan di YM, cuman itu hanya jalan di versi 7.x, sekarang untuk versi 8.x :
edit registry jadi kaya gini

ato download dan jalanin ini http://ionutalexchitu.googlepages.com/noYMads2.bat
rename file C:\WINDOWS\system32\Macromed\Flash\flash.ocx jadi apapun, kalo ga ada file flash.ocx rename aja file lain yang namanya *flash*.ocx

bikin backup dari C:\Program Files\Yahoo!\Messenger\Cache\urls.xml kemudian create empty file dengan nama itu, dan set read-only

the result :
Aulia Ikarlinakurie
Fajar Fauzi Hakim
Uray Meviar kalo tau dari dulu masalah G1 udah beres, jadi bisa lebih rapih misahin antara method invocation dengan method execution dalam thread yang berbeda (also known as active object pattern), soalnya kalo pake cara gini untuk megang pointer to member function, function yang ditunjuk ga perlu static. Intinya cuman merubah function jadi object yang berisi data pointer to function, function arguments dan return value. dalam implementasinya ketika function di calll (invoke) code didalam function itu tidak langsung dieksekusi, tapi object dari functionnya dimasukkan dalam queue untuk di execute nanti pada thread yang seharusnya... jadi asynchronous function call, function langsung return immediately dan return value akan diterima nanti (dikenal dengan istilah future variable)
Bobby Pratama
Fajar Fauzi Hakim 80% soal ujian adalah mudah
namun hanya 20% yang bisa dijawab
Edi Susilo
Andi Rusiawan Setelah kemarin cuma sampai install aplikasinya Joost dan habis itu meratapi diri sendiri karena tidak bisa logon dan menikmati acara2 TV di Joost garat2 tidak punya akses direct. conn. ke Internet :D. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup susah bisa nonton Joost juga, horeee !!
Karena di kampus terpenjara dibalik terali proxy maka mau g mau harus memutar otak dan tentu saja routing :P.
Baru inget, ternyata aku punya mesin remote yang terkoneksi ke salah satu ISP, kenapa g buat VPN aja !
Singkat cerita install VPN server dengan OpenVPN, baca2 dikit manualnya, konfigurasi, jadi deh punya direct connection ke Internet.
Dan jrengg… bisa nonton acara TV sambil ngeblog atau YM-an
Ini skrinsut pas lagi nonton testing Ferrari 430 Spider Road Test di Fifth Gear Channel sambil YM-an

Bagi yg pengin account Joost, kirim aja emailnya ke rusiawan@ipv6.or.id, ntar aku invite deh !
Powered by ScribeFire.

Chaidir Abadi Buat para penikmat film yang punya profesi tambahan sebagai “penjahat bandwidth” pasti sudah sangat familiar dengan torrent. Tadi setelah muter2 di google, akhirnya dapet juga aplikasi torrent berbasis teks yang dapat berjalan sebagai background. Jadi klo mau donwload torrent, tinggal remote server/komputer yang punya bandwidth kenceng tapi ‘nganggur’, jalankan aplikasi dan tunggu hasil “panen”.. klo udah, tinggal pindahin ke HD eksternal atau laptop deh… duh.. betapa senangnya hidup ini
Nah, aplikasi itu adalah rtorrent. Klo kata wiki sih,
rTorrent is a text-based ncurses BitTorrent client written in C++, based on the libTorrent libraries for Unices (Rakshasa’s own, not the sourceforge libtorrent), with a focus on high performance and good code.
Aplikasi ini berjalan di *nix dan *BSD (buat pengguna windows, mendingan pake yg GUI aja
). Klo sudah pernah menggunakannya, baru deh terasa ‘high performance’ nya… bener-bener mantab nih program.
Karena sudah ada yang membuat tutorial cara menginstallnya dan biar ga mubazir, mendingan langsung aja baca cara install rtorrent -yang dibuat oleh Tutorial Ninjas. Atau untuk pengguna ubuntu/debian, installnya gampang banget, tinggal jalanin perintah
apt-get install rtorrent
Untungnya untuk menjalankannya, juga sudah ada yang membuat tutorialnya, use rtorrent like a pro, dibuat oleh K.Mandla (salah seorang moderator di Ubuntu Forums).
Agar download bisa berjalan sebagai background, anda harus menginstall screen. Buat pengguna ubuntu/debian, install dulu dengan perintah :
apt-get install screen
klo udah ada file torrentnya, tinggal jalanin aja deh :
chaidir@ach:~/.bt$ screen rtorrent file.torrent
klo mau dijalankan sebagai background, tekan Ctrl+A+D :
nah.. klo mo liat lagi tinggal jalankan perintah
chaidir@ach:~/.bt$ screen -r
Untuk lebih lengkapnya liat aja ditutorial ini ya - use rtorrent like a pro
Nah.. gampang kan… ga perlu cape2 nungguin… udeh tinggal aja. Klo bandwidthnya gede sih, gpp ditungguin..
Kerennya lagi, rtorrent bisa di schedule.. jadi klo mo donload malem, tinggal di config aja file rtorrent.conf nya..
psssttt… klo download tuh sebaiknya jangan jam kerja, kesian yang lain.. soalnya torrent tuh rakus bandwidth
mendingan jalaninnya pas weekend aja manfaatin bandwidth yang ‘nganggur’
Happy norrent….
*Duh… dah lama nih ga ngeblog lagi.. apa kabar dunia? karena dah kerja sebagai ‘kuli’, ane sekarang dapet kerjaan yang gak abis-abis.. fyuh.. sempet2in dah ni ngeblog… semoga berguna ye… ![]()

Eric Lontong Terhitung mulai hari minggu kemaren, lengkap sudah kecapekan dalam minggu ini. Jadi ceritanya hari minggu lalu, aku diminta bantuin ngoprek MapXtreme Java. Cukup menarik. Aku kenal mapxtreme sekitar setahun yang lalu dan baru sekali ngopreknya. Tapi udah jauh beda ternyata dengan tahun lalu. Class antara MapInfo sudah dipisahkan dengan MapXtreme-nya sendiri. Jadinya harus bolak-balik bongkar antara MI-tag dan MX-tag nya. Cukup menarik juga sebenarnya karena tag-tag untuk Mapinfo yang bisa digunakan offline sudah diklasifikasi ke dalam MI tag tadi dan fungsi-fungsi web mapping digabungkan dalam mapxtreme tag. Klo kata si awan sih mirip-mirip dengan ArcIMS.
Tapi yang jadi permasalahan ya karena harus mengubah sedikit toolbar yang disediakan dengan jangka waktu 3 hari! ![]()
Sedikit?!! Ya, sedikit karena hanya diminta untuk mengeluarkan satu fungsi tag ThemeWizard dalam roll-over javascript menu. Fiuuhhh… berat boss. Ya karena itu tadi, class-nya udah banyak yang berubah. Bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu 3 hari. Melalui post ini juga lah aku mo minta maaf karena kurang bisa membantu. Maap, ya pak. ![]()
Selain itu, ada tekanan untuk menyelesaikan (finishing) draft yang harus dikumpul minggu depan. Jadilah hari kamis s/d sabtu dijadwal buat diporsir ngerjainnya. Untungnya jumat malam, saat post ini dibuat, udah selesai. Padahal sebelumnya ada ‘gangguan’ dikit harus jemput seseorang dan hari kamis harus pergi ke gereja.
Ya udahlah, I must keep looking forward ![]()
Andi Rusiawan Internet dengan solusi triple-play memang semakin mengukuhkan dirinya sebagai media konvergensi bagi kebutuhan komunikasi manusia (baik komunikasi karya, rasa dan cipta). Solusi triple-play yang ditawarkan oleh Internet ini meliputi Televisi, Internet (data) dan Voice.
Dalam komunikasi rasa, solusi Televisi yang ditawarkan oleh Internet adalah The Next Generation TV atau yang lebih akrab dengan istilah IPTV atau televisi internet. Ya, IPTV atau IP-TV, Internet Protocol Television. Televisi yang penyiarannya dilakukan menggunakan Internet Protocol.
Jika televisi standar sekarang ini masih disiarkan menggunakan sistem transmisi analog baik menggunakan satelit atau kabel (TV Kabel), maka IPTV disiarkan menggunakan sistem transmisi digital Internet. Keunggulan dari televisi digital ini adalah sisi interaktivitas yang selama ini tidak bisa diberikan oleh televisi standar. Dengan adanya sisi interaktif ini pemirsa bisa memberikan umpan balik atau respon terhadap tayangannya, mulai dari menentukan sendiri apa dan kapan suatu tayangan ingin dilihat sampai dengan ikut berbagi konten tayangan dengan pemirsa yang lain. Jika televisi satu arah sudah tidak akan menjadi trend lagi dimasa depan maka televisi digital interaktif akan semakin menunjukkan identitas televisi sebagai media komunikasi.
Dengan format transmisi digital ini memungkinkan siaran IPTV bisa direkayasa untuk lebih mengeksplorasi suatu konten tayangan. Adanya menu pilihan tayangan yang interaktif, fleksibilitas menentukan waktu tayangan dan saat menikmati tayangan (replay,pause,reverse,forward),kemudahan menyalin atau menyimpan tayangan yang disukai adalah beberapa dari fitur yang ditawarkan oleh IPTV.
Siaran IPTV bisa direalisasikan dengan berbagai teknologi transmisi. Jika televisi standar menggunakan transmisi broadcast, maka untuk transmisi televisi di internet ini menggunakan mode unicast dan multicast. Untuk transmisi unicast biasa digunakan protokol http,udp atau rtp, sedangkan untuk transmisi multicast digunakan udp atau rtp. Karena jumlah penerima siaran yang besar maka jika pada siaran televisi standar dilakukan secara broadcast maka pada IPTV,karena alasan efisiensi sumberdaya jaringan internet, pada umumnya dilakukan secara multicast.
Transmisi multicast memungkinkan pengiriman cukup hanya satu satuan data dari pihak penyiaran untuk semua pemirsa yang ingin menerima atau menyaksikan suatu konten tayangan.
Seperti halnya televisi standar yang ada sekarang dalam dunia IPTV ada siaran yang gratis dan berbayar. Kita sudah bisa menyaksikan beberapa konten tayangan secara gratis dengan hanya membutuhkan akses internet. Layanan dari Youtube adalah contohnya. Seperti stasiun televisi standar yang ada sekarang Youtube memperoleh revenue dari tayangan iklan. Namun ke depannya ada kemungkinan Youtube akan memberikan layanan TV berbayar untuk konten-konten tertentu. Youtube bisa dikategorikan sebagai layanan IPTV dengan mode transmisi unicast. Pemirsa cukup membuka halaman website-nya menggunakan browser dan mengikuti petunjuk yang ada untuk mengakses tayangan yang ada.
Seperti TV kabel, IPTV berbayar memberikan tarif tertentu kepada pemirsa yang ingin berlangganan untuk menyaksikan konten tayangannya. Konten yang ditawarkan pun tidak jauh beda dengan konten yang sudah ada di TV kabel, hanya saja pelanggan menggunakan perangkat yang berbeda. Pelanggan yang ingin menyaksikan saluran televisi kesayangan dengan IPTV selain perlu menyediakan televisi atau layar juga membutuhkan perangkat tambahan yang disebut sebagai set-top-box (STB).
Trend dalam dunia TV adalah jika provider TV kabel sekarang ini juga menyediakan layanan Internet melalui jaringan TV kabel mereka, maka sekarang penyedia Internet juga bisa menyediakan layanan TV menggunakan jaringan Internet. Contoh provider yang menyediakan konten IPTV bisa dilihat di http://www.iptv-industry.com/cl/iptvcontentproviders.htm
IPTV berbayar ini biasanya disiarkan menggunakan teknologi multicast yang dari sisi teknologi merupakan sebuah hal yang baru dan berbeda dari teknologi yang biasa digunakan masyarakat selama ini (unicast). Intinya, provider harus menyediakan sebuah jaringan baru yang sudah mendukung teknologi multicast sampai ke sisi pelanggannya. Di sisi pelanggan pun harus menambahkan perangkat tambahan. Hal ini seringkali menjadi penghambat perkembangan layanan IPTV karena pembaharuan sumberdaya jaringan untuk mendukukung multicast membutuhkan biaya yang besar. Di Indonesia, provider telekomunikasi sekelas Telkom atau Indosat pun sampai sekarang ini belum berani menyediakan layanan IPTV ini.
Jika menggunakan sistem transmisi unicast yang terjadi adalah pembebanan jaringan internet yang terlalu besar karena provider tayangan harus mengirimkan data sebanyak jumlah data tayangan dikali jumlah pemirsa. Hal ini tentu saja berarti kualitas tayangan akan semakin jelek dengan bertambahnya jumlah pemirsa jika provider tayangan tidak melakukan perbaikan sumberdaya jaringan. Tidak aneh bila kita sering mengalami kesulitan ketika mengakses Youtube.
Sebuah gebrakan baru telah dihadirkan oleh Joost. Joost mengklaim dirinya sebagai TV anywhere, anytime dan new way untuk menikmati tayangan TV.
Joost menawarkan siaran IPTV dengan menggunakan kemudahan dan ketersediaan jaringan unicast yang sudah ada. Untuk memfasilitasi siaran TV yang membutuhkan bandwidth besar tetapi tanpa perlu menghadapi keterbatasan ketersediaan jaringan multicast untuk menjangkau pemirsa,Joost menggunakan teknologi unicast Peer-to-Peer (P2P), tidak seperti Youtube yang bertipe unicast client-server. Jika menggunakan Youtube, penyedia konten harus meletakkan konten video-nya di server Youtube terlebih dahulu sebelum bisa disaksikan oleh pemirsa, maka dengan Joost maka pemirsa bisa menyaksikan langsung konten dari server penyedia secara peer-to-peer.
Selama ini kita biasa mengenal teknologi P2P untuk melakukan download atau sharing data di Internet. Ada hubungannya memang, karena Joost ini adalah ide dari Niklas Zennström and Janus Friis yang merupakan penemu dari Kazaa (sebuah program aplikasi untuk sharing file dengan menggunakan teknologi P2P) dan juga Skype yang sudah sangat terkenal sebagai penyedia layanan telepon internet (VoIP).
Yang menarik, salah satu penyedia konten Viacom telah beralih dari Youtube ke Joost ini. Sampai saat ini Joost telah menyediakan beberapa layanan tayangan yang bisa dilihat di sini. (waw.. udah ada NatGeo dab! ).
Yang lebih menarik adalah di masa depan bukan tidak mungkin Joost dan Skype akan bergabung untuk menyediakan sebuah paket layanan konvergen triple-play untuk menyediakan TV, Internet dan Voice dalam satu bundel aplikasi. Dan bukan tidak mungkin akan hadir sebuah perangkat keras khusus yang bisa dipakai langsung untuk menyaksikan TV, akses Internet dan telepon !.
Dengan adanya konvergensi layanan ini efeknya untuk masyarakat tentu saja adalah biaya yang lebih murah untuk menikmati layanan komunikasi tanpa batas. Eh.. nanti dulu.. untuk kita masyarakat Indonesia, terlebih dahulu kita harus mempunyai fasilitas jaringan Internet yang berkecepatan tinggi dan terbebas dari terali proxy :P.
Untuk menikmati layanan Joost ini kita tidak cukup dengan bandwidth besar namun juga harus mempunyai akses langsung ke Internet (tanpa melalui proxy) :(
duh…
Powered by ScribeFire.

Dimas Muhammad Zakki
Budhi Hamdani
Aditya Wahyu Pradana taken from matasapi ![]()
http://rileks.comlabs.itb.ac.id/forum/index.php?showtopic=26407
(deny from all, allow from 167.205.0.0/16)]
SIFAT BAHAN : BERBAHAYA, EXPLOSIF, DAN KOROSIF (TERUTAMA TERHADAP UANG)
NAMA UNSUR : Wanita
SIMBOL : Wa
PENEMU : Adam
MASSA ATOM : Berkisar 50 kg,biasanya, bervariasi antara 50 sampe 224 kg
PEMUNCULAN : dilipatgandakan di seluruh dunia
BENTUK FISIK
BENTUK KIMIA
KEGUNAAN
METODA ANALISIS
HASIL TEST
SIFAT
FAKTA-FAKTA LAIN TENTANG UNSUR WANITA (MENURUT AHLI KIMIA PRIA) :
Oh Tuhan!
Kau menciptakan UNSUR bernama “WANITA”
Sangat simple, tapi sangat kompleks
Sangat lemah, tapi sangat kuat pengaruhnya
Sangat membingungkan, tapi sangat indah dipandang

Fajar Fauzi Hakim 


awalnya cuman memenuhi permintaan mamat buat ngunjungin ganesha taekwondo cup 2007 (disingkat gancup) (yang ketiga?) secara saya banyak media publikasi kegiatan ini saya yang desain. ya sud, aku nengok bentar sambil mo ke belakang cari makan. aku masuk ke gedung serba guna lewat pintu penonton. suasana kontan berubah dari heningnya itb kala weekend menjadi sasana tinju dengan orang-orang (sepertinya official) yang berbaring ngampar di atas tikar.
Dimas Muhammad Zakki
Aulia Ikarlinakurie Ini pertanyaan retoris mungkin ya, hanya bisa dijawab oleh diri saya sendiri. Mungkin saja pertanyaan ini memang sudah bercokol di pikiran setiap mahasiswa, kawan-kawan semua, sejak menapaki hidup baru sebagai seorang mahasiswa. Waktu SMA, anak yang mendapat nilai 95 terlihat jelas lebih baik daripada yang mendapat nilai 81. Tapi tidak begitu di perguruan tinggi. Adanya cuma nilai A, B, C, D, E, dan T. Batas nilai juga ditetapkan oleh dosen dan lazim berbeda antara satu dosen dengan yang lainnya. Hak prerogatif dosen, istilah lainnya. Intinya, sistem penilaian lebih tegas!
Pengalaman selama 5 tahun jadi mahasiswa sih kadang suka takjub lihat nilai sendiri. Mata kuliah yang jelas-jelas saya suka, belajarnya niat banget, kadang nilainya koq gitu ya..ga sesuai harapan. Malah mata kuliah yang kurang menarik menurut saya, ga mudeng-mudeng belajarnya, malah nilainya sering ajaib (baca:bikin senyum lebar). Tapi selalu di akhir, saya mencoba mensyukuri semuanya sebagai bahan introspeksi diri. Mungkin nilai itu yang paling tepat buat saya menurut Allah SWT. Alhamdulillah, saya belum pernah sekalipun mengulang kuliah untuk memperbaiki nilai. Kalaupun dapat nilai C, mmm..selama ini dibiarin aja, hehehe..bukan sombong nih..males aja harus ngulang.
Nah, beberapa waktu lalu saya rada panas juga karena dapat nilai B untuk mata kuliah Kerja Praktek semester 1. Yang berKP di tempat lain rata-rata dapat nilai A. Naah..teman-teman bertanya dong..koq bisa dapat nilai itu. Ya..saya udah jelasin alasan pembimbing saya ngasih nilai segitu. Rata-rata sih pada ngasih tanggapan kasihan dan sok-sok bersimpati gitu. Mungkin mereka ngira saya ga bisa nyesuaiin diri sama orang-orangnya, ga ngerjain tugas tepat waktu dan tepat sasaran, dll. Biarin, mau bilang apa juga. yang tahu kebenaran cuma saya dan Allah. Pokoke, saya sudah mengerahkan potensi yang ada..hehe. Betewe, pada bingung kali ya, koq rese amat ngributin nilai KP..Soalnya porsi SKSnya emang gede: setengah SKS dari total SKS per semester. Bayangin aja sendiri, deh, keanjlokan nilai yang terjadi kalau KPnya cuma nilai B.
Eh, imbasnya, saya cerita kayak gitu, teman-teman yang semester ini dapat tempat KP di tempat tersebut jadi ngerasa tinggal nunggu ketiban sial aja, karena dua dari tiga pembimbing bakal ngasih nilai B. Saya pikir..ya manusiawi banget kan..mahasiswa kan selain nyari ilmu juga nyari nilai juga. Tapi kalau dari awal udah ilfil kayak gitu, ntar niat mencari ilmunya jadi ga lurus dong..Saya sih jujur aja dari awal agak cuek dan ga mikir nilai saya bakal apa. Baru pas mau keluar nilai, teman saya ngasih tahu..kecenderungan nilainya selalu begitu dari dulu. Oo..ada tuh, saya tulis di postingan bulan Maret, tentang deg-degannya menunggu nilai KP.
Saya sih udah gapapa.. Meskipun jadinya gagal cum laude (lagi!) dan ga bisa jadi the best di angkatan (sebenarnya ngincer duit hadiahnya kalo jadi the best..lumayan euy). Tadinya sih pengen nangis, tapi ga ada guna juga, kan. Nasi sudah jadi bubur ayam (loh?!). Toh, KP kemarin saya dapat ilmu lumayan banyak.
Once again, tetap semangat, ya, kawan. Ini buat diri sendiri juga. Allah ngasih kesempatan buat kuliah tuh dah harus disyukuri, apalagi kalau bukan dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar, berinteraksi, dan menimba sebanyak mungkin hal dari lingkungan kampus. Tinggal beberapa bulan lagi, nih, perjuangan di kampus ini. Semoga apoteker ITB angkatan 2006/2007 semuanya lulus Oktober nanti..(Amien).
TukangKomentar adalah aggregat blog. Penghuninya berasal dari satu forum yang sama. Sebuah forum yang hanya bisa diakses dari network 167.205.0.0/16 saja.