Perubahan ??
Ardhi Adhary Arbain
Ardhi Adhary Arbain
Cecep Mahbub 
Surat Suara (foto diambil dari facebook, tanpa ijin)
Terus terang saya masih bingung dalam pemilu kali ini akan memilih siapa. Ini dikarenakan pasangan capres/cawapres yang ada tidak memuaskan buat saya. Saya coba bahas menurut pandangan subjektif saya pribadi.
Pasangan No. 1
Ibu Megawati, maaf ya Bu dari dulu saya sudah kurang sreg dengan gaya kepemimpinan Ibu. Mungkin gara-gara diamnya itu loh, jadi saya tidak tahu apa yang sedang Ibu pikirkan.
Pak Prabowo, sayang Anda tidak menjadi Capres. Kalau menjadi capres tentu suasananya menjadi sedikit berbeda, saya yakin dukungan untuk Anda akan lebih banyak, dan pertarungan pilpress bakal lebih seru. Bersanding dengan Ibu Mega, sedikit kurang menguntungkan buat Anda. Harusnya Anda mungkin bersanding dengan Mas Pram, Anda Capres, Mas Pram cawapres.
Pasangan No. 2
Pak SBY, terus terang simpati saya terhadap Bapak sudah mulai berkurang jauh. Gaya kepemimpinan yang lambat, kebanyakan rapat sana-sini cenderung tidak efektif. Coba dipikirkan lagi deh, menaikkan harga BBM perlu waktu sampai satu bulan, dan selama itu pula harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Trus efek lainnya, bensin dan solar hilang dari pasaran, karena orang tahu harga BBM akan naik dan ada waktu untuk menimbunnya, jadi berharap dapet untung dari situ.
Belum lagi kasus Blue Energy, Supertoy yang cenderung bikin wibawa Anda semakin turun. Coba dibereskan orang-orang disekitar Anda. Secara subjektif, saya juga kurang menyukai tim kampanye Anda sekarang, rada alergi terutama sama Pak Rizal Mallarangeng… entah kenapa.
Pak Budiono, saya cenderung oke dengan bapak yang satu ini. Saya yakin walau orang-orang mengatakan dia itu neolib atau apa, beliau tidak seperti itu. Kalau misalnya dia berpendapat proyek-proyek skala besar harusnya jangan diambil dari APBN/APBD, dan sebaiknya APBN dan APBD itu dipake utk bangun di daerah, itu kan neolib yang baik (subjektif saya sih).
Pasangan No. 3
Pak JK, Anda ini jagonya debat. Dari semua debat capres, saya kasih nilai A buat Anda hehehe (kayak dosen saja). Dan saya yakin kalau pemirsa yang lain juga objektif, pemenang dari semua debat adalah beliau ini. Jika capres lain cenderung gak menghibur, terlalu kaku, maka Pak JK inilah yang mencairkan suasana. Bisa Anda bayangkan kalau yang debat hanya Ibu Megawati sama Pak SBY, bisa-bisa cuma diem-dieman hahaha.
Yang saya suka dari beliau adalah gaya kepemimpinan yang spontanitas dan bersemangat. Slogan Lebih Cepat, Lebih Baik memang cocok buat beliau.
Tapi… ada yang saya kurang suka dari kampanye-kampanye Pak JK. Terlalu banyak janji loh Pak… Kalau ntar misalnya kepilih, uang untuk program-program itu dari mana? Soal gaya menyerang ke SBY, saya kadang setuju kadang tidak. Yang setujunya, mungkin dengan diserang secara frontal oleh Pak JK ini, Pak SBY bisa lebih berubah menjadi lebih cepat dan lebih baik hehe.
Pak Wiranto, hmm… Anda sedikit kurang beruntung. Walau sama-sama jendral, saya kira dukungan untuk Anda paling sedikit. Pak SBY tentu pemenangnya, kedua Pak Prabowo, ketiga baru Anda (ini itung-itungan dalam khayalan otak saya). Dalam debat-debat kemarin, saya melihat Anda lebih kalem dibanding Pak Prabowo, yang itu memang bagus ketika Anda bersanding dengan Pak JK yang cenderung lebih meledak-ledak. Yang saya gak suka dari Anda, partainya saja, Hanura. Ya lagi-lagi ini subjektif ![]()
* * *
So… nanti tanggal 8 Juli 2009, saya mau pilih siapa? Kecenderungan sudah ada. Saya lebih memilih Pasangan No. 3, tapi ini belum pasti. Saya masih mempertimbangkan untuk tidak memilih, jika pada saat itu hati saya berkata lain.
Seperti di tulisan saya sebelumnya, Indonesia memang harus siap dengan perubahan, termasuk salah satunya untuk tidak alergi dengan orang-orang yang cenderung memilih golput. Golput karena pilihan terbatas, yang seseringnya terpaksa harus memilih yang terbaik dari pilihan terjelek yang tersedia.
Sawung
Petra Novandi Barus Tadi siang dapet kabar baik dari angkatan IF 2005.
Ternyata ada anak IF 2005 yang akan melangsungkan akad nikah dalam bulan Juli ini.
Sejak malam terakhir angkatan kemarin, Piala UML (kepanjangan dari Unified Modelling Language Udah Menikah Loh) adalah salah satu yang jadi hangat di antara angkatan (selain daripada combo seminar yah
)
Gw memang sudah menduga bahwa yang dapet piala ini duluan pasti cewe. Dan saudari ini juga udah termasuk dalam hitungan seh. Tapi gak nyangka aja bakal secepat ini. Begitu cepat.
Begitu cepat sampai gw jadi merenungkan….. Kapan gw bisa nyusul yah…..
Menikah itu mungkin hal yang termasuk impian gw. Maksudnya, gw kepengen banget abis pulang kerja ada sapaan selamat datang yang sangat hangat. Abis itu bisa ngobrol di teras berduaan sampe malem. Besok paginya dibangunin dengan suara lembut dan dianterin ke pintu gerbang. Huhuhu. Di kantor semangat kerja karena kepengen cepet-cepet pulang, so on and so forth.
Belakangan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh orang-orang di sekitar selain “kapan lulus?” adalah “udah punya pacar belum“. Dua-duanya adalah pertanyaan yang begitu sulit buat dijawab. Yang pertama bisa gw jawab, “secepatnya“, kalo yang kedua yah mau gak mau, “belum neh, cariin dong”
Untuk urusan kedua sebenernya gw sering gak mau ambil pusing.
Kenapa?
Entah yah, gw dari SMP termasuk orang yang rada introvert. Dan pergaulan gw terbatas. Dengan cowo aja terbatas apalagi dengan cewe di mana SMP gw itu SMP khusus laki-laki. Sampai gw masuk SMA, gw udah lumayan bisa bergaul.
Dan di SMA adalah saat di mana gw mulai menaruh ketertarikan kepada lawan jenis. There was this girl. Dia adalah temen yang sangat deket dengan gw dari mulai kelas 1. Dan gw awalnya seneng aja ngobrol dan tukar pikiran karena orangnya asik. Tapi yah well, you know the continuation lah ya.
And at the end I told her how I feel. “But“, I said, “there’s just boundaries that I really couldn’t pass over. And I really want you to stay as friend despite whatever I’m telling you now“. Well, she did acknowledge that dan kita jadi temen yang lebih deket sampe sekarang meski udah gak pernah ketemu lagi sebenernya.
Setelah itu, I got one crush at the end of high school tapi gw terlalu sibuk buat nyiapin ujian dan gw sempet stress gak karuan (seriously) karena ditolak masuk NTU padahal udah ampe wawancara.
*halah jadi curhat, terusin aja ah, tanggung*
Pas udah masuk kampus, I put an interest to a girl in the end of first year. We share same cultural background, yet we could have many different ways in seeing things. Dan gw bener-bener merasa tertarik dan nyaman. And I was too stiff to recognize that. Dan mungkin suatu saat gw entah bikin kesalahan apa, jadi agak-agak renggang. Dan pada akhir semester 5 gw ngomong ke dia. Expectedly, she refused me. Yah, beberapa minggu mental gw terganggu
Ada sebuah ungkapan yang selama itu terngiang-ngiang di kepala gw, “We won’t know how precious a thing until we are losing it”. Seterusnya gw dan dia itu gak pernah komunikasi lagi sampai mungkin one and half year. Tapi sekarang udah agak biasa aja sebenernya setelah gw berusaha inisiatif buat nyapa dan lain-lain. Gak sedeket dulu tapi gw rasa udah lumayan lah.
Sekarang? Ada sih. Tapi jujur, gw lagi dalam pemikiran yang sangat berat untuk ini, entah kenapa. Ada satu sifat gw yang gw tuh gampang ngomong ke cewe, tapi kalo udah interest, gw tuh susah banget rasanya. NgeYM tiba-tiba tangan terasa kaku, ngeSMS ato mo nelpon hape terasa berat banget, mau nyapa ato ngajak ngobrol lidah tuh terlalu kaku.
Kadang suka bingung sama orang yang kerjaanya gonta ganti pacar. Hahaha.
Gitu lah, maksudnya gw gak mau ambil pusing karena pas akhir-akhir masa kuliah ini tanggung jawab banyak yang nambah. Dan kayaknya untuk beberapa hal harus gw hentikan dulu. At least, I couldn’t concentrate doing something while someone is running around my brain: how is she right now, where is she right now, has she had her lunch today? how’s her work today?.
Makanya sekarang gw terus bertanya-tanya…… Duh, bisa gak yah ntar gw nikah ![]()
Hehehe……
wew jadi panjang,
well, buat saudari Anis dan saudara Aris.
selamat (akan) menempuh hidup baru,
semoga menjadi keluarga yang diberkahi selalu,
Amin!
Cecep Mahbub Yang saya maksud bukan jalur angkot, atau jalur kendaraan pribadi. Itu sih tidak ada yang berubah ya. Yang berubah adalah jalur bis luar kota.
Yang saya rasakan sendiri adalah Bis Primajasa jurusan Garut - Lebak Bulus yang dulunya keluar di Cawang UKI, sekarang jalurnya diubah. Sekarang kalau dari arah Cikampek menuju Jakarta, jalurnya diubah ke Tol Cikunir, dan keluar di Pasar Rebo.
Efeknya? Mungkin buat yang tinggal di daerah Pasar Rebo dan sekitarnya jadi lebih cepet. Tapi buat saya, artinya itu nambah 1 jam lagi! Yang biasanya tinggal turun di Cawang, lalu pilih ojek dan langsung menuju kantor di Gatot Subroto Semanggi, sekarang tidak bisa lagi. Yang biasanya dari garut jam 6 pagi, bisa nyampe di kantor jam 10 siang (paling telat), eh sekarang jam 11 baru bisa nyampe kantor. Parah…
Jadi inget tulisan Paman Tyo, dan sepertinya saya harus membiasakan diri saja. Gak akan protes, gak akan setuju. Mari bersikap apatis, dan selalu mencoba untuk membiasakan diri dengan semua kebijakan baru. Orang Indonesia memang harus dituntut bisa beradaptasi dengan semua perubahan, termasuk ganti presiden mungkin? ![]()
Rendy Maulana Memperkenalkan Thamrin Boulevard, ini merupakan re-branding dari Jalan Kebon Kacang Raya, terletak di Jakarta Pusat, tepatnya daerah Tanah Abang, atau belakang Hotel Grand Indonesia (Bundaran HI). Saya memiliki kantor sekaligus toko disana, di Gedung Thamrin City, yang dahulu bernama JaCC (Jakarta City Center).
Saya amat menyenangi daerah ini, karena di daerah ini banyak sekali pasar, mulai dari pasar tradisional, sampai pasar modern yang menyediakan barang-barang import. Segala macam jajanan makanan tersedia disini, betul betul enak.

Dipagi hari, anda bisa menikmati udara pusat kota Jakarta yang cukup bersih dan hangat, sambil melihat mobil berlalu lalang, dan dimalam hari, tetap diselimuti kehangatan kota Jakarta yang membuat kulit kita sehat karena berkeringat (di Bandung sulit sekali berkeringat).
Di Thamrin Boulevard ini juga merupakan salah satu tempat berkumpulnya orang dari berbagai kelas, kita dapat menemukan warga Jakarta yang amat miskin sekali, sampai warga Jakarta yang kaya sekali, mulai dari penjahat sampai pejabat, mulai dari kyai sampai dengan dukun sakti, semuanya tinggal dalam satu kawasan yang sama.
Dan di Thamrin Boulevard juga anda bisa bertemu dengan Saya, jika anda benar benar ingin melihat saya secara langsung, jangan khawatir nyasar, anda bisa melihat petanya disini. Menarik bukan?
Petra Novandi Barus キッス~帰り道のラブソング~
テゴマス
2人きりの公園 帰り道の指定席
いつもよりはしゃいでる 君を見つめ聞いてみた
「もしも明日世界が なくなったらどうする?」
君は何も言わずに僕の腕をギュウっとしたね
ねえこっちを向いていて
唇が近すぎてドキドキ止まらない
どんな君もどんな時も受け止めるから
もしも心が傷ついて涙こぼれる時は
世界中を敵にしても君を守るよ
I LOVE YOU言葉はいらないよ
君が最後のキッスいつまでも
いつもの別れ道で 何も出来ないわかってる
ほっぺたふくらませて手を離して「もう行くね」
ねえこっちを向いていて
唇に近づいてドキドキ止まらない
こんな僕も君がいれば強くなれるよ
恋は不思議な魔法だね何も怖くないから
世界中を敵にしても離しはしない
STAND BY ME誰かじゃ駄目なんだ
君にずっと側にいて欲しい
あぁ無邪気な素顔のまま君は言う
「ねえおばぁちゃんになってもキスしてくれるの?」
ねえその時には僕だって同じだよ
繋いだ手離しはしないから
どんな君もどんな時も受け止めるから
もしも心が傷ついて涙こぼれる時は
世界中を敵にしても君を守るよ
I LOVE YOU言葉はいらないよ
君が最後のキッスいつまでも
–
http://www.youtube.com/watch?v=LDGhyI55jkY
http://www.facebook.com/note.php?note_id=120708683046
Prasetyo Andy Wicaksono I remembered black skies, the lightning all around me
I remembered each flash as time began to blur
Like a startling sign that fate had finally found me
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes
Give me reason to fill this hole, connect the space between
Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide
There was nothing in sight but memories left abandoned
There was nowhere to hide, the ashes fell like snow
And the ground caved in between where we were standing
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes across this new divide
In every loss, in every lie, in every truth that you’d deny
And each regret and each goodbye was a mistake too great to hide
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes
Give me reason to fill this hole, connect the space between
Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide
Across this new divide, across this new divide

Sawung
Rendy Maulana Saya engga tahu ini lucu-lucuan atau promosi yang cukup unik, namun sekiranya saya dinominasikan oleh Harian Tribun Jabar sebagai Lelaki Sejati versi Bentoel. Tentunya alasan ini diambil karena menurut Tribun Jabar, saya dinilai cukup memberikan inspirasi bagi orang-orang disekitar saya, yang tentunya mereka mengenal saya.
Mau tahu seperti apa bahasannya ? Bisa mendownload dengan mengklik gambar berikut:
Bagaimana cara memilihnya ?
Ketik LS (spasi) NAMA (spasi) KOTA (spasi) Rendy Maulana
Pilih Pojok Kiri Bawah
Kirim SMS ke 3202
Paling lambat 27 Juni 2009 (hanya beberapa hari lagi)
Selain saya, ada beberapa orang lagi yang juga saya kenal menjadi nominasi dari Bentoel Lelaki Sejati ini (klik untuk memperbesar)
Pilih Pojok Kiri Bawah!
Arya Antaputra Pembaca mungkin belum tahu bahwa tanggal 1 Juni yang lalu gua mulai melihara ular, karena gua emang belum sempat nulis di blog ini. Di Facebook sih ada, tapi di sini nggak ada linknya. Ularnya jenis garter, dan walaupun belum sempat dipastiin jenis kelaminnya, pacar minta dia dikasih nama Betsy.
Nah, semalam (23 Juni) waktu pulang ke kost, gua nemuin dia udah tergolek di kolam di kandangnya dengan kepala di bawah air. Waktu dipegang dia nggak ada reaksi, udah kaya tali aja. Ternyata udah mati… Gua nggak yakin apa penyebabnya, tapi hari sebelumnya (22 Juni) dia udah keliatan agak-agak stres gitu. Mungkin karena gua seminggu sebelumnya mesti ninggalin Bandung, terus dia gua titipin ke adik gua di kandang yang kecil.
Akhirnya setelah berkabung sebentar, dia gua kubur di antara pohon-pohon di depan rumah kost.
Betsy itu jinak banget, dan mau dipegang sama siapa aja yang berani megang.Kalau dipegang dia biasanya tenang aja, meliuk di antara jari-jari tangan sambil julur-julur lidah (yang ternyata fungsinya buat menangkap partikel bau di udara), kadang-kadang berlanjut ke lengan. Mukanya juga lucu, tanpa ekspresi seperti layaknya reptil tapi nggak galak. Kalau lagi nggak enak pikiran, pasti megang-megang dia bikin jadi lebih tenang. Pacar gua aja, yang tadinya takut banget sama ular, jadi suka sama dia, sampai berani megang-megang. Makanya dia juga sedih banget waktu gua kasih tahu Betsy udah mati, karena berkat Betsy ketakutannya terhadap ular jauh berkurang.
Farewell Betsy…
Although our time together was much too short,
I’m happy that I ever have you,
my first pet reptile…
Dan mengutip Jenderal George S. Patton,
“It is foolish and wrong to mourn the men snake who died. Rather, we should thank God that such men a snake lived.”

Fajar Fathurrahman
Petra Novandi Barus Seringkali di sebuah domain persoalan kita membutuhkan sebuah perangkat pemrograman untuk menyelesaikan masalah. Berbeda dengan general purpose programming language seperti Java, C, C++, dan lain-lain, ada beberapa bahasa pemrograman yang diciptakan hanya untuk dipakai pada permasalahan tertentu. Bahasa seperti ini disebut DSL atau Domain specific language. Untuk membuat bahasa-bahasa baru seperti ini dibutuhkan kemampuan untuk membuat compiler atau interpreter bahasa tersebut.
Pak Joe baru merilis sebuah tutorial sederhana bagaimana membuat compiler atau interpreter untuk sebuah bahasa pemrograman. Tutorial bisa dibaca di sini. Sejauh yang saya baca, tutorialnya cukup sederhana tapi lumayan komprehensif: mengenalkan kita kepada konsep parsing, abstract syntax tree, assembly, dan lain-lain.
Well, kebetulan saya gak sempat ngambil mata kuliah Teknik Kompilasi, tapi menurut saya ini cukup berguna buat pengenalan awal.
Cecep Mahbub Mungkin Anda semua sudah mengetahuinya, kalau sekarang di lewatmana.com Anda bisa melihat indikator kondisi traffik lalulintas di peta. Indikator berupa garis-garis berwarna yang menunjukkan kondisi traffik lalu lintas saat itu.
Dari sekian banyak pesan di halaman fans facebook, ada satu yang mengusulkan integrasi dengan perangkat GPS. Seperti yang mungkin Anda ketahui, di jakarta banyak juga armada taksi yang sudah menggunakan GPS. Tapi sekarang lewatmana.com lebih mengandalkan hasil olah data dari kamera sebagai pendeteksi yang valid untuk kondisi lalu lintas.
Lalu bagaimana dengan GPS? Anda bisa baca artikel terbaru di blog lewatmana.com, tentang Kualitas dan Validasi data dari GPS. Disana dibahas secara lugas, beberapa kendala seputar implementasi deteksi peta kemacetan menggunakan GPS. Anda juga bisa ikut berdiskusi ditopik tersebut jika memiliki ide yang lebih baik terkait penggunaan teknologi deteksi kemacetan atau kondisi traffik lalulintas pada umumnya.
Petra Novandi Barus Beberapa minggu lalu gw mendapat 3 buah jaket. Tiga jaket ini adalah jaket-jaket yang udah gw pesen berbulan-bulan lamanya. Masing-masing dari 3 organisasi yang berbeda. Yah, entah tradisi mahasiswa ITB ato enggak. Rata-rata anak ITB, begitu keluar dari ITB jadi punya banyak jaket. Makin banyak organisasi yang diikuti makin banyak jaket ato atribut lain yang dimiliki.
Tapi bukannya seneng, gw malah jadi rada kesel. Pasalnya, tiga-tiganya gak muat ngepas banget di badan…..
Sejak awal gw udah bilang, “XXXL ya, Xnya 3″. Tapi entah kenapa kok biasanya nerima XXXL gak jauh beda sama XXL.
Akhirnya kemaren, pas Aki Herry nelpon buat nawarin kaos Gardu Lantu, gw iseng aja bilang langsung ukuran lingkar dadanya. Gw kurang tau tapi ukuran XXXL standar Bandung berapa sih? Gw kemaren mesen dari Think Geek aja dikasi tau lingkar dada buat XXL dan ternyata muat. Sepertinya ukuran XXL standar orang Bandung sama orang Amrik beda…. (ember
)
Meski dari awalnya 40 ribu jadi 60 ribu, tapi gw seneng banget. Daripada 40 ribu gak bisa kepake mending nambah 20 ribu tapi kepake…. Errr. harusnya bukannya mestinya mending nurunin berat badan yah, hehehe….
Wijayanto Budi Gagal rencana jalan-jalan ke Hualien. Karena menurut gosip dan informasi dari website yang kurang terpercaya, taifun akan lewat di sebelah barat Taiwan di akhir minggu ini, dan hujan deras bakal mengguyur daerah barat, tengah, selatan, bahkan utara. Untuk mengobati sakit hati, saya langsung meluncur ke website turisme-nya Taiwan. Ternyata, mulai minggu ini ada Taipei International Jazz Festival. Langsung deh sorenya jalan ke Zhong-Shan Hall Plaza.

TIJF 2009 at Zhong-Shan Hall Plaza

Remi Panossian at TIJF 2009

Julie Duthu at TIJF 2009
Ternyata 2 hari (Sabtu-Minggu) ini Taipei sangaaaaaaat cerah… semoga di Hualien sana memang hujan deras.
Irvan Tambunan
Cecep Mahbub Lama saya tidak mengupdate blog pribadi saya ini, mungkin salah satu alasannya karena saya sedang menggodok konsep blog baru. Ya, saya mencoba melahirkan sebuah blog baru yang lebih kontennya berisikan topik yang lebih spesifik dan diharapkan bisa diupdate secara lebih teratur.
Idenya muncul ketika saya sering mengakses Tuts+ Network (nettuts.com adalah salah satu blog yang sering saya kunjungi akhir-akhir ini), dan saya berpikir saya juga harus bisa membuat konten serupa tentunya dalam bidang yang saya geluti sehari-hari.
Dan saya paham betul, untuk mengeluarkan tulisan-tulisan secara rutin di blog, bukanlah hal mudah. Makanya saya mencoba mengajak beberapa rekan saya sesama tukang admin untuk berkontribusi di situs yang menspesialisasikan tutorial seputar sistem administrasi di linux (dan os lainnya), agar tutorial -tutorial baru bisa rutin di publish tiap minggunya.
Silahkan berkunjung ke ngadimin.com, dan jika Anda menyukainya silahkan subscribe ke RSS feed yang sudah disediakan dan Anda tidak akan melewatkan lagi update artikel/tutorial dari kami.
Oh iya, sebelum lupa, saya juga menawarkan spot iklan untuk komunitas FOSS (misalnya blankon mo ngiklan, tersedia banner 125×125 dan 250×250 free) dan akan disediakan cuma-cuma/free. Maaf ya baru terbit sudah mo nawarin iklan, tapi sikap optimis kan bagus juga hehehe.
Prasetyo Andy Wicaksono 10 things I love about winda winanti:
1. smart. smart people always love other smart people, don’t we?
2. organized. she’s organized, while I’m a mess
)
3. realist, but a big dreamer. I don’t know why these two opposite sides can come together
4. “good sense of humor”. she always appreciates my good sense of humor
)
5. thinks the unthinkable. people say out of the box, but I think it’s unthinkable, hehe
6. knows me well. she knows me better than myself, such an irony, hahaha
7. perfectionist. everything must be perfect, like me, LoL
8. talkative. OMG, we can’t let us be quiet for just one sec!
9. she loves me
10. and more.. I think I’m not a good writer because I can’t find the perfect word for the tenth

TukangKomentar adalah aggregat blog. Penghuninya berasal dari satu forum yang sama. Sebuah forum yang hanya bisa diakses dari network 167.205.0.0/16 saja.